BREAKING NEWS: Rumah Kadis Pertanian Kendal Disatroni Maling, 2 Sepeda Seharga Rp 20 Juta Raib
muh radlis May 28, 2026 12:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Rumah Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati di Perumahan Green House, Kelurahan Ngilir, Kecamatan Kendal disatroni maling pada Selasa (26/5/2026) dini hari pukul 01:00 WIB. 


Akibat kejadian itu, 2 sepeda seharga total Rp 20 juta yang berada di teras rumah raib. Selain membawa 2 sepeda, maling juga menggasak helm yang ada di teras. 


Dalam video CCTV yang beredar, komplotan maling yang terdiri dari 3 orang itu datang menggunakan mobil putih sekitar pukul 01:02 WIB. 


Saat beraksi, pelaku memakai jaket hodi warna hitam dan mengenakan masker. Sehingga wajahnya tak terlihat jelas di CCTV. 


Ketiga pelaku juga terlihat saling berbagi peran. Pelaku pertama terlihat bertugas mengambil sepeda, setelah naik melalui pintu gerbang. 


Adapun pelaku kedua berdiri di atas pagar gerbang rumah sambil memindahkan sepeda tersebut. 


Adapun pelaku ketiga bertugas membawa sepeda yang dimaling, lalu dimasukkan ke dalam mobil. 


Pelaku juga sempat terlihat menata sepeda di samping gerbang rumah korban, sebelum dimasukkan ke dalam mobil. 


"Betul mas, yang diambil 2 sepeda sama 1 helm," kata Pandu saat dihubungi, Kamis (28/5/2026).


Pandu baru mengetahui kedua sepeda itu raib pada Selasa (26/5/2026) pagi saat ia hendak berangkat kerja. Dia juga sempat menanyakan sepeda itu kepada anaknya. 


"Saya tanya anak saya, apa diletakkan di lantai 2, ternyata setelah dicek tidak ada. Terus cek CCTV itu baru tahu ternyata dimaling," ungkapnya.


Pandu menerangkan, dua sepeda yang hilang bermerk Fixie Tsunami dan MTB merek Polygon seri D7. Jika ditotal, kedua sepeda itu bernilai Rp 20 juta.


Lebih lanjut, Pandu mengatakan jika setiap hari sepeda itu diletakkan di teras rumah bersama sepeda motor dan mobil. Dia tak mengira jika ada maling yang telah mengintai sepedanya. 


"Biasanya saya taruh di situ aman-aman saja. Mungkin sudah diintai," sambungnya.


Pandu menambahkan jika pagar gerbang rumahnya selalu dalam kondisi terkunci. Meski begitu, komplotan maling nekat menaiki pagar setiggi 2,5 meter dan membawa kabur sepedanya.


"Itu pagarnya tinggi sekitar 2,5 meter, sudah tinggi itu," sambungnya.


Pandu menuturkan, dia belum sempat melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. 


"Belum belum lapor, ini saya lagi di luar kota. Setelah ini nanti laporan," tandasnya. (ags) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.