Rumah Bedakan 4 Pintu di Sulingan Tabalong Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
Irfani Rahman May 28, 2026 01:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Musibah kebakaran yang menyebabkan rumah bedakan hangus tersisa puing terjadi di Sulingan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan Kamis (28/05/2025).

Rumah bedakan 4 pintu yang terbakar itu merupakan milik almarhum H Asrani dan sudah lama dalam keadaan kosong.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J, melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, menjelaskan, kebakaran terjadi Kamis (28/05/2025) dini hari sekitar pukul 02.15 Wita.

Disampaikannya, berdasarkan keterangan pihak keluarga dari pemilik rumah, bangunan tersebut sudah sekitar tiga tahun tidak ditempati maupun disewakan.

Karena tidak digunakan lagi, aliran listrik PLN di rumah bedakan tersebut juga telah lama diputus.

Baca juga: Menikmati Indahnya RTH Smart Desa Kapar Tabalong, Tersedia Titik Baca Digital dan Wifi Gratis

Baca juga: Diduga Terseret Sapi Kurban yang Mengamuk, Pria 53 Tahun di Kampung Arab Banjarmasin Meninggal Dunia

Terkait kejadian kebakaran, lanjut Kasi Humas, menurut saksi Tina, saat kejadian dirinya sedang tidur di rumah yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi kebakaran.

Saat itu ia terbangun karena mendengar suara keributan warga dan melihat api sudah membesar di bedakan nomor 1 dan 2.

Kobaran api kemudian membesar dan dengan cepat merambat ke seluruh bangunan bedakan 4 pintu tersebut.

Ditambahkan Kasi Humas, keterangan dari saksi lain, Hady Ismanto, mengaku sempat mendengar suara seperti petasan dari samping rumahnya sekitar pukul 02.19 Wita.

Ketika diperiksa melalui lubang ventilasi rumah, ternyata api sudah membesar di bagian bedakan paling belakang.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 03.30 Wita berkat bantuan warga setempat dan pemadam kebakaran gabungan.

Akibat kejadian tersebut, bangunan berbahan kayu dengan ukuran sekitar 10 x 20 meter itu mengalami kerusakan hingga 100 persen.

Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp250 juta.

Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api dalam kebakaran ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. 

"Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan sejumlah saksi, dan memasang garis polisi," katanya.

Sementara itu, menurut keterangan warga sekitar, rumah kosong tersebut sebelumnya kerap didatangi orang tidak dikenal. 

Bahkan beberapa kali terdengar suara aktivitas seperti orang mandi meskipun rumah dalam keadaan tidak berpenghuni.

(banjarmasinpost.co.id/donny usman) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.