DPRD Bangka Tengah Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Harga TBS Sawit
Ajie Gusti Prabowo May 28, 2026 05:50 PM

KOBA, BABEL NEWS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Tengah meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait memperketat pengawasan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. hal itu harus dilakukan usai anjloknya harga TBS kelapa sawit dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Batianus menyampaikan, pemerintah daerah harus aktif melakukan pengawasan terhadap perusahaan kelapa sawit (PKS) agar tidak memanfaatkan situasi untuk menekan harga di tingkat petani. "Perusahaan jangan berlindung di balik kebijakan pemerintah untuk menurunkan harga. Jadi harus ada pengawasan," ujar Batianus, Selasa (26/5).

Menurut Batianus, jika kondisi ini terus berlangsung, dampaknya tidak hanya dirasakan petani sawit, tetapi juga bisa memukul perekonomian masyarakat secara umum. "Menurunnya pendapatan petani dikhawatirkan akan berdampak pada daya beli warga, terutama menjelang tahun ajaran baru," tambahnya.

Selain harga TBS yang turun, dirinya mengakui para petani juga banyak mengeluhkan tingginya harga pupuk non-subsidi. Kondisi itu dinilai dapat membuat biaya produksi semakin berat dan berpotensi menyebabkan kebun tidak terawat. "Jadi dinas terkait harus melakukan pengawasan ketat, agar para petani dan masyarakat tidak dirugikan," ucapnya.

Diakuinya, dalam waktu dekat, DPRD bersama Komisi II juga akan memanggil pihak PKS, OPD terkait, dan pemerintah daerah guna mencari solusi atas persoalan tersebut. (w4)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.