TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penantian warga Gang Rahayu Baru, Lingkungan IV, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, akhirnya terjawab. Jalan lingkungan yang selama ini rusak kini telah mulus usai dilakukan pengaspalan oleh Pemerintah Kota Medan, Kamis (28/5/2026).
Perbaikan jalan tersebut merupakan bagian dari program pemerataan pembangunan infrastruktur yang dijalankan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.
Jalan yang diperbaiki memiliki lebar 3 meter dengan panjang mencapai 500 meter. Kini, akses warga di kawasan Marelan VII Pasar I Tengah menjadi lebih nyaman dan aman dilalui.
Warga pun menyambut gembira rampungnya pengerjaan jalan tersebut. Mereka mengaku aktivitas sehari-hari kini jauh lebih lancar dibanding sebelumnya.
"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Rico Waas. Sudah bertahun-tahun kami mendambakan jalan yang mulus seperti ini. Sekarang anak-anak sekolah nyaman, warga yang mau ke masjid atau pasar tidak perlu khawatir lagi terperosok," ujar Amriah seorang warga.
Menurut warga, kondisi jalan sebelumnya kerap dikeluhkan karena berlubang dan becek saat hujan turun. Dengan adanya pengaspalan, masyarakat berharap aktivitas ekonomi dan mobilitas warga semakin meningkat.
Warga juga berharap pembangunan infrastruktur di Kota Medan terus berlanjut hingga menyentuh seluruh lingkungan permukiman.
Perbaikan jalan di Kecamatan Medan Marelan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Rico Waas dalam meningkatkan kualitas infrastruktur hingga ke gang-gang pemukiman warga.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, ke depan fokusnya jalan strategis yang berpotensi mendukung koridor kalan nasional dan konektivitas antar wilayah. Selain itu, usulan penanganan ruas prioritas melalui dukungan APBN di Sumatera Utara.
"Ke depan kami bahas juga rencana pembangunan overpass di persimpangan Jalan Adam Malik-Jalan Putri Hijau Kota Medan sebagai upaya mengurangi kemacetan dan meningkatkan kelancaran arus lalu lintas serta distribusi logistik di kawasan pusat kota," katanya.
(dyk/tribun-medan.com)