Bintang muda Real Madrid, Franco Mastantuono, tengah menghadapi masa penantian penuh ketegangan karena berpotensi tidak masuk dalam skuad final Argentina untuk Piala Dunia. Meski melapor ke pemusatan latihan tim nasional dalam kondisi fisik terbaik, penyerang remaja tersebut masih bisa dicoret oleh pelatih Lionel Scaloni sebelum batas waktu pada hari Minggu, murni karena pertimbangan taktik.
Bintang muda Madrid terancam tidak masuk skuad
Menurut laporan dari AS, Mastantuono berisiko tidak mendapatkan tempat di daftar akhir skuad Argentina untuk Piala Dunia. Pemain berusia 18 tahun itu bergabung dengan kamp latihan nasional di Kompleks Latihan Lionel Messi di Buenos Aires setelah menjalani musim debut yang berat bersama Real Madrid, di mana ia tampil dalam 23 pertandingan. Walaupun kondisi fisiknya sangat baik, tiket menuju turnamen tersebut belum bisa dipastikan. Jika pada akhirnya ia tidak masuk ke dalam skuad, keputusan tersebut akan sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan taktis pelatih, bukan karena adanya masalah cedera.
Scaloni masih pertahankan berbagai opsi
Staf pelatih tengah menilai dengan cermat setiap pemain dalam daftar sementara menjelang batas akhir akhir pekan ini. Menanggapi dilema seleksi, Scaloni mengatakan: "Kami masih memiliki beberapa keraguan yang akan kami selesaikan dalam beberapa hari ke depan."
Pelatih berusia 46 tahun itu kemudian menegaskan bahwa kriteria utama untuk bertahan dalam penyusutan skuad nanti adalah "penampilan para pemain dan kondisi terbaik mereka saat ini". Dengan demikian, jika Mastantuono akhirnya tidak terpilih, keputusan tersebut akan sepenuhnya bersifat taktis.
Perbedaan pendapat di tubuh AFA soal pemain muda
Perdebatan muncul di dalam Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) terkait waktu yang tepat untuk memasukkan Mastantuono ke level internasional. Ia masih tercatat dalam daftar alternatif bersama Emi Buendia, Matias Soule, dan Agustin Giay, menunggu kemungkinan adanya pemain yang cedera dan harus digantikan.
Daftar cedera memengaruhi dinamika skuad
Harapan Mastantuono untuk tampil di turnamen sangat bergantung pada hasil tes kebugaran dari tiga pemain yang sedang cedera: Nahuel Molina, Nico Gonzalez, dan Gonzalo Montiel. Jika salah satu dari mereka tidak lolos dalam evaluasi medis khusus, peluang bagi Mastantuono akan terbuka sebelum Scaloni mengumumkan daftar akhir skuadnya. Sang juara bertahan sangat membutuhkan kejelasan kondisi fisik timnya sebelum memulai perjuangan mempertahankan gelar dunia di Grup J melawan Aljazair, Austria, dan Yordania.