Perekrutan impian batal! Bayer Leverkusen alami hambatan dalam mencari pelatih baru – apakah mereka akan mengetuk pintu Glasner?
Hendra Wijaya May 28, 2026 11:13 PM

Bayer Leverkusen menghadapi kendala awal dalam upaya mencari pelatih kepala baru, setelah salah satu kandidat favorit mereka kini tidak lagi tersedia. Namun, klub yakin sudah memiliki solusi alternatif.

Menurut laporan Fabrizio Romano, Filipe Luis menolak tawaran dari Bayer Leverkusen dan memilih untuk bergabung dengan AS Monaco, di mana ia akan menandatangani kontrak hingga tahun 2028. Sumber internal menyebutkan bahwa manajer umum Thiago Scuro menyelesaikan kesepakatan dengan pelatih asal Brasil itu secara diam-diam, membuat Leverkusen kehilangan target utamanya.

Sky melaporkan bahwa Filipe Luis merupakan pilihan utama Bayer 04 untuk posisi pelatih. Meskipun klub memiliki "opsi konkret B dan C", direktur olahraga Simon Rolfes dan Fernando Carro telah menaruh harapan besar pada pelatih Flamengo yang sukses itu, yang telah memenangkan delapan gelar dalam tiga tahun terakhir.

Dengan peluang tersebut kini tertutup, "Opsi B dan C" kembali menjadi fokus utama. Klub asal Jerman tersebut kini mengarahkan perhatian pada Oliver Glasner dari Crystal Palace dan Andoni Iraola dari AFC Bournemouth. Keduanya dikabarkan tidak memperpanjang kontrak dan akan bebas bernegosiasi mulai 1 Juli.

Pada hari Rabu, dalam laga perpisahan bersama The Eagles, Glasner meraih trofi Eropa keduanya setelah keberhasilan luar biasa di Liga Europa 2022 bersama Eintracht Frankfurt. Di final Liga Konferensi, tim Premier League itu menang tipis 1-0 atas Rayo Vallecano.

Menurut laporan dari Bild, Glasner dikabarkan tertarik dengan kemungkinan melatih Bayer Leverkusen dan pembicaraan antara kedua pihak telah sampai pada tahap lanjut. Laporan tersebut menyebutkan bahwa negosiasi akan menjadi "sangat konkret" pada hari Jumat.

Hjulmand menstabilkan situasi di Bayer Leverkusen setelah kekacauan yang terjadi pada masa Erik ten Hag.

Leverkusen memang belum membuat pengumuman resmi, namun klub secara luas diperkirakan akan berpisah dengan Hjulmand pada musim panas ini, meskipun kontraknya masih berlaku hingga 2027. Pelatih asal Denmark berusia 54 tahun itu mengambil alih posisi tersebut tak lama setelah musim dimulai, menggantikan Erik ten Hag yang hubungannya dengan manajemen olahraga, beberapa staf pelatih, serta sebagian pemain memburuk dengan cepat.

Meski Hjulmand berhasil menenangkan situasi, Bayer gagal lolos ke Liga Champions, tersingkir di semifinal DFB-Pokal oleh Bayern, serta kalah dari Arsenal di babak 16 besar Liga Champions, sebelum akhirnya finis di posisi keenam Bundesliga. Hasil tersebut dianggap belum cukup untuk mempertahankan jabatannya.

Penampilan Leverkusen jarang memikat, dan beberapa pemain mahal gagal menunjukkan performa yang sepadan dengan biaya transfer mereka. Klub kini merencanakan awal baru di bawah pelatih kepala yang berbeda.

AS Monaco juga dikabarkan akan berpisah dengan pelatih mereka setelah hanya enam bulan bekerja. Sebastien Pocognoli baru mengambil alih posisi tersebut pada bulan Oktober, namun dua kekalahan di akhir musim melawan Lille dan Strasbourg membuat tim gagal meraih tiket ke kompetisi Eropa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.