Masjid dan Mushola 'Sepi Kurban' di Semarang Kini Bisa Ikut Merasakan Euforia Idul Adha
rival al manaf May 29, 2026 01:11 AM

TRIBUNJATENG.COM – Yayasan Islam Sahabat Sunnah (YISS) menyalurkan hewan kurban ke masjid dan mushola yang 'sepi kurban' di wilayah Kota Semarang. 

Mereka memfokuskan penyaluran hewan kurban ke berbagai masjid dan mushola yang masuk dalam kategori "Sepi Qurban" atau wilayah yang minim pelaksana qurban (mudhohi), salah satunya di kawasan Kelurahan Tlogomulyo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meratakan distribusi daging kurban, sekaligus menumbuhkan kembali syiar Islam dan memicu semangat berqurban di tengah masyarakat yang selama ini jarang merasakan suasana meriahnya pemotongan hewan Idul Adha di lingkungan mereka.

Ketua Qurban Project YISS, Fajar Wahyu Mukti, S.T, menyampaikan bahwa ketimpangan distribusi hewan kurban masih sering terjadi, di mana penumpukan hewan kurban biasanya hanya berpusat di masjid-masjid besar perkotaan, sementara wilayah pinggiran sering kali terlewatkan.

"Banyak mushola dan masjid di wilayah pinggiran, seperti di beberapa titik di Kelurahan Tlogomulyo Pedurungan, yang setiap tahunnya minim aktivitas penyembelihan karena keterbatasan jumlah mudhohi. Melalui Qurban Project YISS, kami hadir di tengah warga Kelurahan Tlogomulyo (Khususnya RW 5 dan RW 4) agar masyarakat di sana juga merasakan kebahagiaan yang sama, menikmati daging qurban, dan yang terpenting, menyaksikan langsung syiar ibadah mulia ini," ujar Fajar.

Penyaluran ini dipastikan tepat sasaran karena Yayasan Islam Sahabat Sunnah berkerja sama langsung dengan Pihak Kelurahan, Ketua RW 05 dan RW 04 setempat, dan sangat berharap dapat mengedukasi serta memotivasi warga setempat yang mampu agar tergerak untuk ikut berqurban secara mandiri di tahun-tahun mendatang.

Program penyaluran ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa dari para pengurus masjid, tokoh masyarakat, dan warga Kelurahan Tlogomulyo.

Ketua RW 05 Saerozy  mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kepedulian yang dihadirkan oleh para donatur melalui YISS.

"Kami warga Kelurahan Tlogomulyo, khususnya di area mushola kami, sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Yayasan Islam Sahabat Sunnah.

Sudah beberapa tahun terakhir ini suasana Idul Adha di sini cukup sepi dari kegiatan kurban karena kondisi ekonomi warga.

Kehadiran Qurban Project YISS tidak hanya membawa kegembiraan lewat daging kurban yang dibagikan, tapi juga mengembalikan semangat gotong royong dan syiar Islam di kampung kami," ungkapnya.

Yayasan Islam Sahabat Sunnah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur, mudhohi, dan relawan yang telah mengamanahkan qurbannya.

YISS berkomitmen untuk terus menjaga transparansi dan profesionalisme, serta memastikan bahwa setiap hewan qurban yang disalurkan tepat sasaran demi meluaskan manfaat dan menyalakan syiar Islam hingga ke pelosok dan sudut-sudut Kota Semarang. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.