BOLASPORT.COM – Timnas Brasil seakan ditipu oleh Santos terkait kondisi megabintangnya, Neymar, jelang bergulirnya Piala Dunia 2026.
Sebelumnya pemain berusia 34 tahun itu dikabarkan mengalami cedera ringan yang membuatnya tak bisa bertanding di level klub.
Dilaporkan oleh RMC Sports, Neymar mengalami pembengkakan di betis kanannya yang membuatnya tak bisa membela Santos di Copa Sudamericana.
Menurut laporan dari internal klub, pembengkakan di betis kanan eks winger Barcelona itu tak tergolong parah.
Bahkan klub berjulukan O Peixe itu hanya butuh waktu istirahat selama 10 hari saja agar bisa pulih dari cederanya.
Namun, fakta pahit diterima oleh Timnas Brasil saat pemain yang pernah membela PSG itu bergabung dengan skuad di kamp latihan.
Pemain yang bergabung kamp pelatihan diperiksa satu per satu oleh dokter dari tim nasional berjulukan Selecao itu.
Siapa sangka, Neymar ternyata mengalami cedera jauh lebih parah dari apa yang dilaporkan oleh klubnya tersebut.
Bahkan karena cedera ini, top skorer Timnas Brasil sepanjang masa itu terancam absen dari Piala Dunia 2026.
Dinukil BolaSport.com dari ESPN Brasil, pengoleksi 128 caps bersama Tim Samba itu ternyata mengalami cedera otot betis.
Tak tanggung-tanggung, cedera otot betis ini membutuhkan waktu pemulihan selama dua hingga tiga pekan.
Dengan Piala Dunia 2026 yang hanya tersisa dua pekan saja, dia terancam tak bisa tampil bagi Brasil di laga perdana fase grup.
Andai pemulihannya berlangsung lebih lama, maka Neymar bisa saja melewatkan lebih banyak laga di fase grup.
"Neymar melapor untuk bertugas kemarin, menjalani semua tes medis, dan kami mengakhiri dengan pemindaian MRI, yang mengungkapkan cedera otot tingkat 2," kata dokter Timnas Brasil, Rodrigo Lasmar.
"Pemain tersebut melanjutkan perawatannya, dan kami memperkirakan dia akan diizinkan bermain dalam dua hingga tiga minggu," lanjutnya.
Kondisi ini membuat Carlo Ancelotti selaku pelatih Selecao pusing tujuh keliling karena kekuatan di lini serangnya berkurang.
Mengingat pernyataan Ancelotti soal fisik pemain, ada kemungkinan tempat yang dimiliki Neymar bisa saja digantikan pemain lainnya.
Dari sederet nama yang dijagokan menggantikannya, nama Joao Pedro di daftar teratas menyusul performa apiknya bersama Chelsea.
Joao Pedro menjalani musim 2025-2026 dengan apik usai mencatatkan 20 gol dan 9 assist dari total 50 penampilan.
Catatan itu mengungguli Neymar yang sejak 2025 membukukan 17 gol dan 8 assist dari total 43 penampilan.
Eks pelatih Real Madrid itu tampaknya akan melihat kondisinya lebih lanjut hingga satu minggu sebelum Piala Dunia 2026 digelar.