Tottenham Hotspur Tawarkan Roberto De Zerbi Bonus Besar untuk Misi Pertamanya: Laporan
Agus Firmansyah May 29, 2026 01:41 AM

Tottenham Hotspur melakukan segala cara untuk meyakinkan Roberto De Zerbi agar bersedia mengambil alih kursi pelatih kepala.

Tottenham Hotspur tengah mencari manajer baru untuk kedua kalinya musim ini setelah memecat Igor Tudor, dan kini pilihan mereka jatuh kepada Roberto De Zerbi.

Mereka memulai musim dengan Thomas Frank sebagai pelatih utama, namun setelah gagal memperbaiki performa di awal musim, ia digantikan oleh Tudor pada bulan Februari.

Pelatih asal Kroasia tersebut hanya memimpin tujuh pertandingan di semua kompetisi, dan hanya mampu meraih satu poin di Liga Premier.

Saat ini Spurs hanya terpaut satu poin dari zona degradasi, belum meraih kemenangan liga sejak Desember, sehingga sangat penting bagi tim asal London Utara itu untuk membuat keputusan yang tepat agar terhindar dari skenario terburuk.

Karena risiko tersebut, De Zerbi awalnya disebut ingin menunggu hingga akhir musim sebelum mengambil keputusan, namun Spurs tampaknya berhasil menggoda sang pelatih dengan tawaran yang terlalu menggiurkan untuk ditolak.

Menurut laporan dari TEAMtalk, De Zerbi telah setuju untuk menjadi pelatih Spurs musim ini, sebagian karena adanya “bonus penyelamatan besar” jika ia berhasil mempertahankan klub di kasta tertinggi.

Itu hanya salah satu bagian dari kontrak berdurasi lima tahun yang ditawarkan, dan menjadi salah satu aspek yang membuat kesepakatan ini tampak menarik.

Tidak hanya itu, gaji yang ditawarkan juga disebut sangat besar, dengan laporan dari talkSPORT menyebutkan bahwa De Zerbi akan menjadi manajer dengan bayaran tertinggi ketiga di Liga Premier, hanya di bawah Mikel Arteta dan Pep Guardiola.

Ini merupakan komitmen besar dari klub London Utara tersebut, serta sebuah pertaruhan yang signifikan, namun mereka menilai risikonya masih lebih kecil dibandingkan kerugian yang akan ditanggung jika terdegradasi.

Salah satu poin terakhir yang dikabarkan sedang disepakati sebelum kontrak ditandatangani adalah pemotongan gaji akibat degradasi, yang menurut laporan stasiun radio tersebut akan berlaku jika Spurs terdegradasi ke divisi Championship dan De Zerbi tetap bertahan.

Dalam pandangan FourFourTwo, perekrutan De Zerbi pada saat ini bisa dianggap sebagai langkah besar, meskipun aspek finansialnya mungkin menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian pihak.

Pada satu masa, De Zerbi bahkan sempat disebut-sebut sebagai calon penerus Pep Guardiola di Manchester City, dan meskipun bukan satu-satunya pelatih yang pernah mendapat label tersebut dalam dekade terakhir, hal itu menunjukkan betapa tinggi reputasinya di kalangan elit sepak bola.

Oleh karena itu, keberhasilan Spurs untuk meyakinkannya datang dan berjuang menghindari degradasi merupakan bukti kemampuan negosiasi klub London Utara tersebut. Meskipun risikonya besar secara finansial dan hasil akhirnya belum tentu sesuai rencana, langkah ini tampak lebih menjanjikan dibandingkan saat mereka menunjuk Tudor bulan lalu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.