Cara Mencuci Baju Ecoprint yang Benar agar Warna Tetap Stay Tidak Luntur
Ananda Putri May 29, 2026 05:42 AM

TRIBUNSHOPPING.COM - Ecoprint menjadi salah satu tren fashion ramah lingkungan yang semakin digemari karena menghadirkan motif alami dari daun, bunga, hingga berbagai bahan organik lainnya.

Perlu diketahui, ecoprint adalah teknik pewarnaan kain alami dengan memanfaatkan bentuk, warna, dan pigmen dari daun, bunga, batang, atau bagian tumbuhan lainnya untuk menciptakan motif unik pada kain.

Teknik pewarnaan ini menghasilkan corak unik yang tidak bisa dibuat sama persis, sehingga setiap pakaian ecoprint memiliki karakter tersendiri.

Selain tampil estetik, ecoprint juga dikenal lebih eco-friendly karena memanfaatkan pewarna alami dan proses produksi yang cenderung minim bahan kimia.

Tak heran jika banyak orang mulai tertarik menggunakan baju ecoprint untuk aktivitas sehari-hari maupun acara spesial.

Baca juga: 5 Rekomendasi Sepatu Wanita Cenderaloka: Heels, Kets hingga Pantofel

Namun, karena menggunakan pewarna alami, perawatan baju ecoprint tidak bisa disamakan dengan pakaian biasa.

Cara mencuci yang kurang tepat bisa membuat warna cepat pudar atau bahkan luntur.

Agar motif dan warnanya tetap awet, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan saat mencuci baju ecoprint.

Cara Mencuci Baju Ecoprint agar Warna Luntur

1. Gunakan Deterjen yang Lembut

Ilustrasi deterjen.
Ilustrasi deterjen. (Freepik)

Langkah pertama yang penting adalah memilih deterjen dengan kandungan ringan.

Hindari deterjen yang mengandung pemutih atau bahan kimia keras karena dapat merusak warna alami pada kain ecoprint.

Sebagai alternatif, gunakan sabun cair khusus pakaian lembut atau deterjen bayi yang lebih aman untuk serat kain dan pewarna alami.

Penggunaan deterjen lembut membantu menjaga motif tetap tajam dan warna tidak cepat pudar.

Baca juga: Kenali 7 Keistimewaan Produk Ecoprint dari Cenderaloka

2. Cuci dengan Tangan

Ilustrasi mencuci baju
Ilustrasi mencuci baju (Freepik)

Baju ecoprint sebaiknya dicuci menggunakan tangan dibandingkan mesin cuci.

Putaran mesin yang terlalu kuat bisa membuat motif cepat memudar dan kain menjadi rusak.

Cukup rendam pakaian selama beberapa menit menggunakan air dingin, lalu kucek perlahan pada bagian yang kotor.

Hindari menggosok kain terlalu keras karena bisa mengangkat pigmen warna alami dari daun atau bunga yang menempel pada kain.

3. Hindari Merendam Terlalu Lama

Ilustrasi merendam cucian
Ilustrasi merendam cucian (tokopedia.com)

Banyak orang terbiasa merendam pakaian selama berjam-jam agar noda mudah hilang.

Tetapi, kebiasaan ini sebaiknya tidak dilakukan pada baju ecoprint.

Merendam terlalu lama dapat membuat warna alami larut ke dalam air sehingga pakaian menjadi kusam.

Idealnya, cukup rendam sekitar 5–10 menit saja sebelum dicuci secara perlahan.

Baca juga: 4 Rekomendasi Tas Cenderaloka yang Cantik dan Classy

4. Gunakan Air Dingin atau Suhu Normal

Ilustrasi merendam pakaian
Ilustrasi mencuci pakaian (freepik)

Air panas dapat mempercepat proses pelunturan warna pada kain ecoprint. Karena itu, gunakan air dingin atau air bersuhu normal saat mencuci.

Selain menjaga warna tetap awet, air dingin juga membantu mempertahankan tekstur kain agar tidak mudah melar atau rusak.

Ini penting terutama jika baju ecoprint menggunakan bahan alami seperti katun atau linen.

5. Jangan Diperas Terlalu Kuat

Ilustrasi memeras pakaian
Ilustrasi memeras pakaian (Freepik)

Setelah dicuci, hindari memeras pakaian ecoprint dengan cara dipelintir terlalu keras.

Cara ini bisa membuat serat kain cepat rusak dan motif menjadi pecah.

Cukup tekan perlahan untuk mengurangi air, lalu gantung pakaian hingga air menetes dengan sendirinya.

Teknik ini lebih aman untuk menjaga kualitas kain dan warna ecoprint.

Baca juga: 4 Rekomendasi Kain Ecoprint Cenderaloka: Cocok Dijadikan Outer, Tunik dan Mukena

6. Jemur di Tempat Teduh

Ilustrasi Menjemur di Tempat Teduh
Ilustrasi Menjemur di Tempat Teduh (Freepik)

Sinar matahari langsung menjadi salah satu penyebab utama warna ecoprint cepat memudar.

Oleh sebab itu, jemur pakaian di tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara baik.

Balik bagian dalam pakaian ke luar sebelum dijemur agar motif utama tetap terlindungi.

Meski proses pengeringannya sedikit lebih lama, cara ini efektif menjaga warna tetap stay dan tidak kusam.

7. Setrika dengan Suhu Rendah

Ilustrasi menyetrika pakaian.
Ilustrasi menyetrika pakaian. (Freepik)

Perawatan ecoprint tidak berhenti setelah pencucian.

Saat menyetrika, gunakan suhu rendah agar warna alami tidak rusak akibat panas berlebih.

Jika perlu, lapisi pakaian dengan kain tipis sebelum disetrika. Cara ini membantu melindungi motif ecoprint sekaligus menjaga kain tetap halus dan rapi.

Baju ecoprint membutuhkan perawatan khusus karena menggunakan pewarna alami yang lebih sensitif dibandingkan pewarna sintetis.

Mulai dari pemilihan deterjen, teknik mencuci, hingga cara menjemur perlu diperhatikan agar warna tetap awet dan tidak mudah luntur.

Dengan mencuci secara lembut dan benar, pakaian ecoprint bisa tetap cantik, nyaman dipakai, serta memiliki umur pakai yang lebih panjang.

Jadi, jangan asal mencuci jika ingin motif alami pada baju ecoprint tetap terlihat indah dan menawan.

Baca ulasan produk selengkapnya di aplikasi TribunX. Unduh melalui Play Store dan App Store.

(TribunShopping.com/Nina Yuniar)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.