TRIBUNJATENG.COM - Perkembangan baru muncul dalam kasus meninggalnya seorang lansia bernama Aminah (64) di Kabupaten Empat Lawang, Sumatra Selatan.
Keluarga korban memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai dugaan perselisihan hasil panen antara korban dan menantunya, Angga (31), yang kini telah diamankan polisi.
Pihak keluarga menegaskan bahwa persoalan yang dipersoalkan tersangka bukan terkait kepemilikan atau pengelolaan kebun secara menyeluruh.
Menurut mereka, tersangka hanya diminta membantu proses panen dan belum ada pembagian hasil yang dilakukan karena panen masih berlangsung.
“Kami pihak keluarga ingin meluruskan, jadi bagi hasil di sini hanya untuk upah panen karena pelaku diminta membantu almarhumah ikut memanen, jadi bukan bagi hasil karena pelaku turut merawat kebun secara keseluruhan,” kata Ika Kurniati, anak Aminah, Jumat (29/5/2026).
Keterangan tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang terkait motif dugaan tindak pidana yang menimpa korban.
Baca juga: Paman Cabuli Keponakan Masih SD di Kendal Kabur ke Hutan, Berakhir Ditangkap di Semarang
Menurut Ika, hingga saat peristiwa terjadi, proses panen kopi dan lada milik korban masih berlangsung sehingga belum ada pembahasan mengenai pembagian hasil panen.
“Untuk soal pembagian, pembagiannya saja belum ada karena panen buahnya saja belum selesai,” ujarnya.
Pernyataan keluarga ini menjadi salah satu fakta baru yang mencuat setelah tersangka sebelumnya mengaku kepada penyidik bahwa perselisihan terkait hasil panen menjadi pemicu terjadinya peristiwa tersebut.
Sebelumnya, Aminah dilaporkan menghilang sejak 19 Mei 2026 setelah diketahui pergi untuk menemui Angga di area kebun kopi dan lada miliknya yang berada di Talang Ngongop, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Ulu Musi.
Pihak keluarga sempat melakukan pencarian selama beberapa hari setelah korban tidak kembali ke rumah dan sulit dihubungi.
Dalam proses pencarian tersebut, tersangka disebut ikut membantu mencari keberadaan korban serta menyampaikan informasi kepada keluarga mengenai hilangnya Aminah.
Namun, penyelidikan polisi kemudian mengungkap fakta berbeda setelah ditemukan petunjuk yang mengarah pada keterlibatan tersangka dalam kasus tersebut.
Setelah dilakukan penyelidikan, aparat kepolisian berhasil mengamankan Angga yang sempat meninggalkan wilayah Empat Lawang sebelum akhirnya ditangkap.
Dalam pemeriksaan, tersangka mengakui adanya perselisihan yang terjadi sebelum peristiwa tersebut.
Aminah ditemukan tewas terbungkus karung di aliran Sungai Betung, Kecamatan Ulu Musi, Senin (25/5/2026).
Polisi masih terus mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk motif, kronologi, serta berbagai fakta yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena melibatkan hubungan keluarga dan memunculkan berbagai pertanyaan terkait latar belakang peristiwa yang terjadi.
Penyidik memastikan proses hukum akan terus berjalan untuk mengungkap seluruh fakta secara menyeluruh berdasarkan alat bukti dan keterangan yang telah dikumpulkan.