Diterjang Angin Kencang Ekstrem, BPBD Pontianak Evakuasi Pohon Tumbang di Dua Lokasi
Rivaldi Ade Musliadi May 30, 2026 05:30 PM

Akses Jalan Gang H Usman Sempat Tertutup, BPBD Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang menerjang Kota Pontianak pada Jumat 29 Mei 2026 malam mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah titik. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak memastikan situasi langsung ditangani cepat dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pontianak, R.M. Nasir, mengungkapkan salah satu dampak angin kencang yang cukup parah terjadi di wilayah Kelurahan Pal 5, Kecamatan Pontianak Barat. 

Sebuah pohon berukuran cukup besar tumbang hingga menutup total akses transportasi warga setempat.

"Yang terdampak adalah Kelurahan Pal 5 Gang H. Usman 1. Ada pohon tumbang menutupi jalan," ujar R.M. Nasir saat dikonfirmasi Tribunpontianak.co.id, Sabtu 30 Mei 2026.

BPBD Bergerak Sigap, Akses Jalan Pal 5 Sudah Kembali Normal

Mendapat laporan dari warga pada malam kejadian, tim reaksi cepat BPBD Kota Pontianak langsung diterjunkan ke lapangan lengkap dengan peralatan pemotong kayu untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon.

Nasir memastikan, proses sterilisasi jalan gang tersebut berjalan lancar sehingga aktivitas mobilitas masyarakat tidak terganggu lama.

• BMKG Ungkap Penyebab Angin Kencang Ekstrem di Kalbar, Fenomena Squall Line Melanda Wilayah Pesisir

"BPBD sigap langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penanganan. Untuk saat ini kondisi di Pal 5 sudah aman dan bisa dilalui kembali," katanya.

Dampak Cuaca Ekstrem BPBD Kota Pontianak

Berdasarkan data rekapitulasi darurat bencana yang dihimpun oleh BPBD Kota Pontianak akibat fenomena angin kencang Jumat malam, terdapat 2 titik utama yang dilaporkan mengalami kerusakan fasilitas umum akibat pohon tumbang:

Lokasi 1 (Gang H. Usman 1, Kelurahan Pal 5): Pohon tumbang menghalangi jalan pemukiman. Penanganan selesai dilakukan secara total oleh personel BPBD pada malam itu juga.

Lokasi 2 (Halaman Kantor Dinkes Kota Pontianak): Pohon tumbang di area pekarangan depan. 

Karena lokasinya berada di dalam area instansi teknis, penanganan lanjutan dikoordinasikan bersama instansi terkait. 

"Untuk pohon tumbang di halaman Dinkes akan ditangani tim PUPR," jelas Nasir.

Dari kedua lokasi tersebut, BPBD menegaskan dampak kerusakan hanya bersifat material ringan pada vegetasi kota dan tidak menyasar pada bangunan rumah warga maupun kendaraan.

Warga Diimbau Waspada Perubahan Cuaca Mendadak

Secara keseluruhan, Nasir menegaskan situasi mitigasi bencana di Kota Pontianak pasca-angin kencang malam itu terkendali dengan sangat baik berkat laporan cepat dari masyarakat.

"Kejadian semalam hanya dua lokasi yang dilaporkan ke kami. Alhamdulillah, tidak ada korban luka maupun korban jiwa," tegasnya.

Mengingat wilayah Kalimantan Barat saat ini sedang rawan dilanda fenomena cuaca dadakan seperti garis badai (squall line), BPBD Kota Pontianak meminta warga untuk selalu memperbarui informasi cuaca dan menjaga kewaspadaan saat berada di luar rumah.

"Masyarakat atau warga Kota Pontianak diimbau untuk lebih berhati-hati dan perlu meningkatkan kewaspadaan, karena kondisi cuaca saat ini bisa berubah dengan sangat cepat," pungkas Nasir. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.