Kondisi Lansia Korban Perampokan Emas 12 Suku di Ogan Ilir, Masih Alami Trauma 
Sri Hidayatun May 30, 2026 05:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Korban perampokan emas di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Payaraman, Ogan Ilir, kini mengalami trauma.

Diketahui, korban seorang lansia bernama Sunai (68 tahun) dirampok pada Kamis (28/5/2026) dinihari.

Menurut informasi dari warga, korban sedang tinggal seorang diri di rumah.

Diduga pelaku telah mengetahui seluk-beluk dan situasi di TKP.

"Kalau sekarang ini pastinya korban masih trauma, kelihatan syok sekali. Sebab waktu kejadian, korban dianiaya pelaku," ungkap tetangga korban bernama Sahlan, Sabtu (30/5/2026).

Diungkapkannya, pelaku merampok seluruh perhiasan emas sebanyak 12 suku yang dipakai korban.

"Jadi emas perhiasan itu, gelang, kalung, cincin yang dipakai korban, dirampok semua," ungkap Sahlan. 

Warga berharap pelaku segera diringkus.

Baca juga: Polisi Kerahkan Anjing Pelacak Buru Pelaku Perampok Emas 12 Suku Sasar Rumah Lansia di Ogan Ilir

"Semoga cepat terungkap. Kasihan orang tua dihajar perampok, barang berharga diambil," kata Sahlan.

Keterangan Sahlan ini berbanding lurus dengan keterangan polisi.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo mengungkapkan bahwa seluruh emas yang dirampok adalah perhiasan yang sedang dipakai korban.

"Iya, pelakunya ambil perhiasan emas yang dipakai korban. 12 suku emas itu ada pada korban," ungkap Bagus diwawancarai terpisah.

Bagus memastikan penyelidikan sedang dilakukan oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Ogan Ilir dan Polsek, dengan dibantu anjing pelacak.

Sebelumnya beredar kabar bahwa emas yang dirampok sebanyak 15 suku.

Namun menurut Bagus, berdasarkan hasil pemeriksaan, barang yang dicuri sebanyak 12 suku.

"Kita berdoa semoga secepatnya terungkap," pungkas Bagus.

Ikuti dan gabung di saluran WhatsApps Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.