Detik-detik Bus AKAP Jakarta-Padang Terbakar di Sumsel, Penumpang Berhamburan Selamatkan Diri
Rahmadi May 30, 2026 07:27 PM

TRIBUNPADANG.COM - Sebuah bus AKAP Jakarta-Padang terbakar di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pal 11, Desa Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Sabtu (30/5/2026) dini hari.

Kobaran api melalap habis seluruh badan kendaraan hingga hanya menyisakan kerangka besi.

Peristiwa mencekam ini menimpa Bus PO Palala yang sedang membawa puluhan penumpang menuju Sumatera Barat.

Kru bus bergerak cepat mengevakuasi seluruh penumpang sesaat setelah melihat asap dari bagian belakang kendaraan.

Peristiwa Bus AKAP Jakarta Padang terbakar di Jalintim Muba itu dibenarkan Kapolsek Bayung Lencir, AKP Tiyan Talingga.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Sumbar, BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga 19.00 WIB

Bus PO Palala tersebut awalnya sedang dalam perjalanan jauh membawa puluhan penumpang dari arah Jakarta dengan tujuan akhir Padang, Sumatera Barat.

Namun, saat memasuki wilayah Jalintim Kabupaten Musi Banyuasin dini hari, kru bus mulai mencium bau hangus yang disusul dengan kemunculan asap tebal dari bagian belakang bus.

Tepat saat berada di Jalintim Pal 11, Desa Simpang Bayat, gesekan keras diduga terjadi pada bagian ban belakang bus hingga memicu percikan api dan kepulan asap tebal.

"Berdasarkan keterangan yang kami peroleh di lokasi dan hasil olah TKP, api berasal dari percikan pada ban atau roda belakang bus. Kobaran api kemudian dengan cepat membakar bahan-bahan yang mudah terbakar di dalam bus," kata AKP Tiyan Talingga dilansir TribunSumsel.

Baca juga: Cerita Sopir Truk di Padang Pasrah Jika Solar Habis Sebelum Giliran, Pilih Matikan Mesin & Menunggu

Melihat adanya kepulan asap dan indikasi api dari bagian belakang, pengemudi bus langsung mengambil tindakan darurat dengan menepikan kendaraan.

Beruntung, pengemudi dan para penumpang segera menyelamatkan diri sesaat setelah mengetahui adanya sumber api dan kepulan asap dari bagian belakang kendaraan.

Sesaat setelah seluruh penumpang berhasil mengamankan diri di bahu jalan, percikan api di roda belakang berubah menjadi kobaran besar.

"Saat diketahui ada percikan dan asap dari belakang, penumpang langsung dievakuasi keluar bus untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ungkapnya.

Api menjalar sangat cepat ke dalam kabin dan menyambar bahan-bahan yang mudah terbakar di dalam bus, hingga membuat seluruh badan kendaraan hangus dalam waktu singkat dan sulit dikendalikan.

Baca juga: Arti Lirik Lagu Minang Satitiak Aia Mato, Dinyanyikan Silva Hayati

Mendapat laporan dari warga setempat, Kabid Damkar Muba, Dendi Suhendar, langsung menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Bayung Lencir.

"Kami menerima laporan adanya kebakaran bus di wilayah Bayung Lencir dan langsung menerjunkan satu unit mobil pemadam dari Pos Bayung Lencir ke lokasi kejadian," kata Dendi Suhendar.

Menurut Dendi, saat petugas tiba di lokasi, api sudah membesar dan melalap hampir seluruh bagian kendaraan.

Oleh karena itu, proses pemadaman difokuskan untuk mencegah api merembet serta memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman.

Baca juga: LHP LKPD Pemkab Padang Pariaman Kembali Raih Predikat WTP dari BPK RI

"Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa. Setelah proses pemadaman selesai, petugas juga melakukan pendinginan pada bagian kendaraan yang masih mengeluarkan asap," katanya.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Seluruh penumpang yang selamat langsung dievakuasi ke bus cadangan atau kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan menuju Padang.

"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk bangkai atau kerangka kendaraan saat ini masih dalam proses evakuasi, dan arus lalu lintas di lokasi sudah kembali berjalan lancar," jelasnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.