LKKNU Banyuwangi Kota Perkuat Edukasi Mentalitas Pasangan Muda Lewat Acara 'Keluh Kisah'
Sudarma Adi May 31, 2026 01:14 AM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIKM.COM, BANYUWANGI - Lembaga Kesejahteraan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Banyuwangi Kota menggelar intimate sharing session seputar keluarga.

Kegiatan bertajuk "Keluh Kisah: Zona Curhat Seputar Keluarga" itu digelar di Perpustakaan Untag Banyuwangi, Jumat (29/5/2026).

Menghadirkan Lora Ismail Kholili, penulis buku "Kompas Kehidupan" yang aktif menjadi pembicara di berbagai forum dan media sosial. Ia tentang bagaimana menemukan dan merawat cinta sebagaimana yang diajarkan Islam.

Baca juga: Tambah Experience, Wisatawan ke Banyuwangi Disuguhkan Minuman dan Kudapan Lokal

Edukasi Mentalitas untuk Pasangan Muda

Wakil Ketua MWCNU Banyuwangi H Ahsanul Khuluq mengatakan, kegiatan itu merupakan ikhtiar untuk memperkuat institusi keluarga muda.

Di tengah fenomena tingginya tingkat perceraian di Banyuwangi, kata dia, langkah-langkah preventif perlu terus digenjot.

“Salah satunya dengan memberikan edukasi guna mempersiapkan mentalitas dan pengetahuan dalam berkeluarga. Khususnya bagi yang akan membangun rumah tangga atau yang baru memulai,” ujarnya. 

Kegiatan tersebut diikuti oleh anak-anak muda berstatus pra-nikah hingga yang berstatus pasangan muda. Forum berjalan dengan gayeng dan khidmat dalam bentuk talkshow.

Lora Ismail mengupas berbagi perspektif tentang cinta yang banyak diajarkan oleh para ulama. Seperti halnya oleh Ibnu Hazm, Ibnu Qoyim, hingga ulama-ulama kontemporer.

“Untuk merawat cinta, itu perlu antaradli, sifat saling memaklumi satu sama lain. Sifat saling memaklumi ini tidak akan ada, tanpa ada sifat saling memahami satu sama lain,” terang Lora Ismail dengan mengutip sejumlah hadits dan qaul ulama.

Ketua LKKNU Banyuwangi Kota Fitriyah menyebut, kegiatan sharing session seputar keluarga ini telah berjalan untuk kedua kalinya. Pertama kali diselenggarakan pada Ramadan lalu. Agenda ini akan dihelat tiap bulannya.

Baca juga: Sosok dan Profil 4 Bupati Banyuwangi Pasca Era Reformasi, 4 Periode Diantaranya Dipimpin Suami Istri

“Kali ini programnya kita beri nama Keluh Kisah: Zona Curhat Seputar Keluarga. Ini amanah dari Ketua MWCNU Banyuwangi agar NU bisa hadir di problematika keumatan ini,” pungkasnya. 

Para peserta kegiatan juga memberikan donasi secara bebas melalui Lazisnu MWCNU Banyuwangi. Donasi tersebut dipergunakan untuk kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.