TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berkomitmen mengevaluasi Makassar Half Marathon (MHM) 2026.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, evaluasi menyeluruh agar penyelenggaraan MHM semakin baik pada tahun-tahun mendatang.
Menurutnya, ajang lari tahunan tersebut telah memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Makassar.
Selama tiga hari pelaksanaan, Jumat-Minggu (29-31/5/2026), MHM 2026 diikuti sekitar 12.400 peserta dari berbagai daerah.
Munafri menyebut lebih dari separuh peserta berasal dari luar Kota Makassar.
Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap tingkat hunian hotel, pelaku UMKM, pusat oleh-oleh, hingga sektor kuliner.
"Lebih dari 50 persen peserta datang dari luar Kota Makassar," ujarnya.
Ia mengungkapkan sejumlah hotel di sekitar lokasi kegiatan bahkan telah penuh sejak beberapa hari sebelum perlombaan berlangsung.
Menurut Appi, sapaan akrab Munafri, event olahraga berskala besar menjadi salah satu instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Karena itu, Pemkot Makassar akan terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan berbagai kegiatan yang mampu menarik kunjungan masyarakat dari luar daerah.
"Kita ingin mendongkrak target pendapatan daerah melalui kegiatan-kegiatan yang menghadirkan banyak orang ke Kota Makassar," katanya.
Ia menilai MHM kini telah berkembang menjadi salah satu ajang lari terbesar di Indonesia Timur.
Bahkan, MHM disebut telah menjadi agenda yang dinantikan para pelari dari berbagai wilayah
"MHM ini bisa dikatakan sebagai lebarannya para pelari," ujar Appi.
Meski demikian, Pemkot Makassar mengakui masih terdapat sejumlah catatan selama pelaksanaan kegiatan tahun ini.
Karena itu, seluruh masukan dan evaluasi akan menjadi bahan perbaikan untuk penyelenggaraan berikutnya.
"Di dalam proses pelaksanaannya masih ada kekurangan-kekurangan, ini yang akan kita improve," katanya.
Appi menegaskan pemerintah kota berkomitmen membenahi berbagai persoalan yang ditemukan selama event berlangsung.
Menurutnya, peningkatan kualitas penyelenggaraan harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
Ia menargetkan MHM ke depan dapat memenuhi standar penyelenggaraan internasional.
"Kita memastikan tahun ke tahun event ini harus berstandar internasional ke depannya," tegasnya.
Lebih jauh, Appi menilai kehadiran MHM sangat penting bagi upaya memperkuat posisi Makassar sebagai kota tujuan wisata dan investasi.
Event tersebut dinilai mampu menciptakan efek berganda atau multiplier effect terhadap pembangunan daerah.
Dengan penyelenggaraan yang konsisten dan profesional, ia optimistis MHM dapat memperoleh pengakuan sebagai event internasional.
"Kami berharap dengan penyelenggaraan yang kontinu dan sistem yang baik, event ini akan naik dan mendapatkan legitimasi internasional," kata Appi.
Di akhir keterangannya, Appi mengajak seluruh peserta untuk mematuhi aturan selama berada di Kota Makassar.
Ia juga mengimbau masyarakat menunjukkan keramahan kepada para tamu yang datang dari berbagai daerah.
Selain itu, Appi mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kota selama pelaksanaan berbagai event besar.
"Kota yang bersih dan indah akan memperlihatkan bahwa kota itu punya masa depan yang baik," imbuhnya . (*)