SURYA.CO.ID, SURABAYA – Keputusan Persebaya Surabaya memperpanjang kontrak Francisco Rivera hingga tiga musim ke depan mendapat sambutan positif dari pelatih Bernardo Tavares.
Pelatih asal Portugal itu menilai Rivera merupakan salah satu pemain terpenting dalam skuad Bajul Ijo dan layak mendapatkan kepercayaan jangka panjang.
Perpanjangan kontrak tersebut menjadikan Rivera sebagai pemain asing pertama yang mendapatkan ikatan kerja berdurasi panjang di Persebaya. Keputusan itu tidak lepas dari kontribusi besar gelandang asal Meksiko tersebut sejak bergabung pada musim 2024/2025.
Sepanjang musim 2025/2026, Francisco Rivera tampil sebagai salah satu motor permainan Persebaya. Gelandang berusia 31 tahun itu tidak hanya berperan sebagai pengatur serangan, tetapi juga produktif dalam mencetak gol dan menciptakan peluang.
Dari 30 pertandingan yang dijalani musim ini, Rivera membukukan 13 gol dan 10 assist. Catatan double-double tersebut mengantarkannya masuk dalam jajaran Best XI Super League 2025/2026.
Bernardo Tavares menilai konsistensi penampilan Rivera menjadi alasan utama manajemen mempertahankannya untuk jangka panjang.
"Rivera adalah pemain spesial bagi Persebaya. Sejak Januari performanya sangat konsisten, baik lewat gol maupun assist yang dia ciptakan untuk tim,” kata Bernardo Tavares.
Menurut Tavares, pemain dengan kualitas teknis dan karakter seperti Rivera memiliki nilai penting bagi tim, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Terlebih, Persebaya tengah menyusun fondasi kuat untuk mengejar prestasi terbaik dalam beberapa musim ke depan, termasuk menyambut momen bersejarah ulang tahun ke-100 klub pada 2027.
“Karena itu, kami senang bisa mempertahankannya di Persebaya. Pemain dengan kualitas dan karakter seperti Rivera memang penting untuk dipertahankan,” terang pelatih berusia 36 tahun tersebut.
Baca juga: Persebaya Resmi Ikat Francisco Rivera dengan Kontrak Jangka Panjang
Meski memberikan banyak apresiasi, Tavares menilai masih ada aspek yang perlu diperbaiki Rivera agar performanya semakin sempurna pada musim depan.
Ia menyoroti dua kartu merah yang diterima Rivera musim ini saat menghadapi Persib Bandung pada 12 September 2025 dan Persik Kediri pada 7 November 2025.
Menurutnya, pengendalian emosi menjadi salah satu catatan penting yang harus diperbaiki pemain kelahiran 23 September 1994 itu.
“Catatan dua kartu merah musim ini harus diperbaiki. Tetapi di luar itu, Rivera menunjukkan kualitas sebagai pemimpin, baik di pertandingan maupun saat latihan,” terang Tavares.
Di luar catatan tersebut, pelatih asal Portugal itu melihat Rivera sebagai figur yang memiliki pengaruh positif di ruang ganti tim. Profesionalisme dan etos kerjanya dinilai mampu menjadi contoh bagi pemain lain.
“Saya berharap musim depan bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya dan tetap menjadi contoh yang baik bagi tim,” pungkas Bernardo Tavares.
Sementara itu, Rivera mengungkapkan keputusannya bertahan di Persebaya tidak diambil tanpa pertimbangan. Meski mendapat sejumlah tawaran dari klub lain, ia memilih melanjutkan perjalanan bersama Bajul Ijo karena merasa nyaman di Surabaya.
"Di klub ini saya merasa seperti berada di keluarga sendiri," kata Rivera.
"Saya juga merasa seperti di rumah. Karena itu saya berharap musim depan kami bisa kembali berjuang bersama untuk mencapai target tim,” tambahnya.
Rivera juga menyebut Persebaya memiliki tempat khusus dalam perjalanan karier profesionalnya.
“Persebaya adalah klub besar di Indonesia dan saya bangga bisa menjadi bagian dari klub ini. Saya juga merasa sangat nyaman tinggal di kota ini bersama keluarga saya. Itu menjadi salah satu alasan terbesar saya memutuskan untuk melanjutkan kontrak,” tambah pemain asal Meksiko tersebut.
Menariknya, Persebaya kini menjadi klub yang paling lama dibela Rivera sejak memulai karier profesional. Karena itu, ia mengaku menikmati setiap proses yang dijalani bersama tim kebanggaan Bonek tersebut.
“Di sini saya merasa sangat menikmati setiap momen, baik saat latihan maupun pertandingan,” pungkasnya.