"Sudah Kunci Stang dan Ditutup" Kisah Pilu Petani Pati Kehilangan Motor saat Sholat Subuh di Masjid
rival al manaf May 31, 2026 03:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Aksi pencurian sepeda motor menimpa seorang petani lanjut usia berinisial S (68) saat tengah menunaikan ibadah salat subuh di Masjid Baiturrohim, Desa Mangunrekso, Kecamatan Tambakromo, Pati, pada Sabtu (30/5/2026) dini hari. 

Korban harus merelakan sepeda motor Beat kesayangannya yang ditaksir senilai Rp15 juta raib digondol maling dari halaman parkir masjid.

Peristiwa tersebut baru disadari korban sekitar pukul 04.30 WIB, sesaat setelah ia selesai melaksanakan salat subuh berjamaah dan berniat untuk pulang. 

Baca juga: Modal Kunci T, Komplotan Curanmor Lintas Daerah Akhirnya Dibekuk di Rembang

Baca juga: Polisi Sita 23 Kendaraan Hasil Curian, 20 Pelaku Curanmor di Cilacap Terancam 7 Tahun Penjara

S yang mendapati posisi parkir motornya sudah kosong langsung panik dan menanyakannya kepada jemaah lain, namun tidak ada satu pun yang melihat proses hilangnya kendaraan tersebut. 

Sebelum berangkat ke masjid sekitar pukul 04.15, korban mengaku sudah memastikan sepeda motornya dalam posisi terkunci setang dan membawa kuncinya ke dalam saku baju.

Kecurigaan adanya komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) menguat setelah salah seorang jemaah lain, P (55), menemukan kunci sepeda motor miliknya sendiri yang diparkir bersebelahan dengan motor korban sudah dalam kondisi rusak. 

Korban bersama pengurus masjid kemudian berinisiatif memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di area rumah ibadah tersebut. 

Dari rekaman itu, terlihat jelas seorang pria tak dikenal membawa kabur motor korban ke arah selatan, yang memicu korban untuk langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Tambakromo.

Pihak kepolisian bergerak cepat dengan memeriksa empat orang saksi, termasuk korban dan beberapa jemaah yang berada di lokasi kejadian. 

Kapolsek Tambakromo AKP Mukhlison mengungkapkan bahwa anggotanya telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan petunjuk. 

Berdasarkan hasil analisis awal, pelaku diduga menggunakan alat khusus atau kunci palsu untuk menjebol sistem pengaman motor korban yang sebenarnya sudah terkunci stang.

“Kami telah mengamankan dan mempelajari rekaman CCTV yang merekam aktivitas pelaku saat membawa kabur kendaraan korban. Rekaman ini akan menjadi bahan pendalaman dalam proses penyelidikan,” ujar AKP Mukhlison, Minggu (31/5/2026).

Untuk mempercepat perburuan pelaku yang identitasnya masih misterius ini, Polsek Tambakromo kini telah berkoordinasi secara intensif dengan Unit Resmob Polresta Pati. 

AKP Mukhlison menegaskan bahwa koordinasi lintas fungsi terus dilakukan agar identitas pelaku bisa segera terungkap dan kendaraan milik petani tersebut dapat ditemukan kembali.

Berkaca dari kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat luas untuk lebih waspada dan tidak lengah saat memarkirkan kendaraan, bahkan ketika berada di lingkungan tempat ibadah sekalipun. 

Masyarakat disarankan untuk selalu menggunakan pengaman atau kunci ganda tambahan serta memilih posisi parkir yang mudah dipantau. 

Selain itu, warga yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait pergerakan pelaku maupun keberadaan motor yang hilang diminta untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan pusat panggilan 110. (mzk)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.