Bukan Brasil atau Jerman, Asisten Pelatih Madura United Pilih Tiga Negara Ini sebagai Kandidat Juara Piala Dunia 2026
Aurora Nightingale May 31, 2026 03:51 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Suasana menjelang Piala Dunia 2026 mulai terasa seiring mendekatnya waktu kick-off turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.

Di tengah semangat para penggemar sepak bola di seluruh dunia, asisten pelatih Madura United, Rakhmat Basuki, juga turut menyampaikan pandangannya mengenai negara mana yang berpeluang besar menjuarai ajang paling bergengsi di dunia tersebut.

Pelatih asal Madura itu menilai bahwa kompetisi Piala Dunia 2026 akan berlangsung jauh lebih ketat dibandingkan dengan edisi-edisi sebelumnya. Selain karena untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 negara, kualitas tim peserta yang semakin merata membuat persaingan menuju trofi juara menjadi lebih terbuka bagi banyak tim unggulan.

Argentina, Spanyol, dan Prancis Masuk Daftar Favorit

Rakhmat Basuki mengakui bahwa menentukan calon juara Piala Dunia kali ini bukan perkara mudah. Meski demikian, ia menilai ada tiga negara yang memiliki peluang paling besar untuk keluar sebagai pemenang.

“Sulit menebak negara mana yang akan menjadi juara di Piala Dunia kali ini,” ujar Rakhmat Basuki kepada SURYA.co.id.

“Namun, menurut saya Argentina, Spanyol, dan Prancis memiliki kans sangat besar untuk menjadi juara,” tambahnya.

Argentina akan datang ke Piala Dunia 2026 dengan status sebagai juara bertahan setelah menaklukkan Prancis pada final Piala Dunia 2022 di Qatar. Kemenangan itu melengkapi tiga gelar juara dunia mereka sebelumnya yang diraih pada tahun 1978 dan 1986.

Selain tiga kali menjuarai turnamen, Argentina juga pernah tiga kali menjadi runner-up, yakni pada edisi 1930, 1990, dan 2014.

Di sisi lain, Spanyol tetap dianggap sebagai salah satu kekuatan besar dalam sepak bola dunia. Meski baru sekali menjuarai Piala Dunia—yakni pada 2010 di Afrika Selatan—La Roja tetap menunjukkan konsistensi sebagai tim yang selalu tampil kompetitif dalam berbagai ajang internasional.

Sementara itu, Prancis dinilai sebagai tim yang paling berpotensi mengancam dominasi Argentina. Les Bleus telah mengoleksi dua gelar juara dunia pada tahun 1998 dan 2018, serta dua kali menempati posisi runner-up pada edisi 2006 dan 2022.

Mentalitas Jadi Kunci Utama

Menurut Rakhmat, kekuatan utama dari ketiga negara tersebut tidak hanya terletak pada kualitas individu para pemain, tetapi juga pada mentalitas mereka ketika menghadapi pertandingan penting di turnamen besar.

“Selain materi pemain yang kuat, mentalitas mereka dalam menghadapi tekanan di laga besar adalah faktor penentu,” tegasnya.

Argentina diperkirakan akan tetap mengandalkan sejumlah pemain bintang yang menjadi tulang punggung dalam beberapa tahun terakhir. Lionel Messi masih akan menjadi pusat perhatian sebagai kapten tim, dengan dukungan dari kiper Emiliano Martinez, gelandang Enzo Fernandez, serta duet penyerang Lautaro Martinez dan Julian Alvarez.

Di kubu Prancis, Kylian Mbappe tetap menjadi sosok utama yang memimpin generasi emas Les Bleus. Kehadiran pemain berpengalaman di sekitarnya membuat Prancis kembali menjadi salah satu favorit kuat untuk merebut gelar juara.

Dengan format baru yang melibatkan 48 negara dan diselenggarakan di tiga negara tuan rumah sekaligus, Piala Dunia 2026 diprediksi akan menghadirkan persaingan yang lebih ketat dan penuh kejutan dibandingkan edisi sebelumnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.