Wali Kota Hadianto Janji Kawal Pemulihan Warga Terdampak Banjir Hingga Tuntas di Watusampu
Fadhila Amalia May 31, 2026 04:08 PM

TRIBUNPALU.COM, PALU – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pemulihan warga terdampak banjir hingga tuntas.

Komitmen tersebut disampaikan Hadianto saat meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak banjir di Kelurahan Watusampu dan Buluri, Sabtu (30/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Hadianto didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta pemerintah kelurahan setempat.

Baca juga: Waisak 2570 BE Jadi Momen Berkumpulnya Ratusan Umat Buddha di Palu

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi pascabanjir telah tertangani dengan baik sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang masih membutuhkan perhatian pemerintah.

Di lapangan, Wali Kota Palu menerima laporan mengenai kondisi terkini wilayah terdampak serta melakukan evaluasi terhadap sejumlah aspek, mulai dari kondisi lingkungan, tingkat keamanan kawasan, hingga dampak banjir terhadap infrastruktur dan aktivitas masyarakat.

Menurut Hadianto Rasyid, hasil peninjauan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah strategis guna mengurangi risiko terjadinya bencana serupa di masa mendatang.

"Pemerintah Kota Palu berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan di wilayah terdampak banjir dan memastikan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman," ujarnya.

Pemerintah Kota Palu juga berencana mengundang sejumlah perusahaan tambang yang beroperasi di sekitar wilayah Watusampu dan Buluri untuk melakukan audiensi bersama.

Baca juga: Sunan Kalijaga Mendadak Mundur Dampingi Erin, Tegaskan Ogah Ikut Campur Urusan Eks Klien

Audiensi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 2 Juni 2026, di rumah jabatan wali kota.

Hadianto menilai keterlibatan seluruh pihak, termasuk sektor usaha, sangat diperlukan dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang berpotensi memengaruhi keselamatan masyarakat.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dapat memperkuat upaya mitigasi bencana sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di kawasan tersebut.

Baca juga: Libur Tanggal Merah, Pemandian Bionga di Kaleke Sigi Ramai Dikunjungi Wisatawan

Dengan berbagai langkah yang disiapkan, Pemkot Palu berharap proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan optimal dan masyarakat terdampak dapat segera kembali beraktivitas secara normal.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.