Tak Disangka, Kebiasaan Sehari-hari Anak Bisa Picu Penyakit Jantung di Masa Depan
Wiwit Purwanto May 31, 2026 06:32 PM

 

SURYA.CO.ID SURABAYA -  VITA Preschool Surabaya menghadirkan dokter spesialis dalam kegiatan Parents Build untuk mengedukasi orang tua tentang pentingnya kesehatan tulang dan jantung anak sejak dini.

Program ini menyoroti masa preschool sebagai fondasi tumbuh kembang.

Edukasi Kesehatan Anak di Masa Emas Perkembangan

Memahami pentingnya kesehatan tulang dan jantung sejak dini, VITA Preschool Surabaya menggelar kegiatan Parents Build yang menghadirkan para dokter spesialis untuk berbagi pengetahuan kepada orang tua.

Puluhan peserta, termasuk kakek-nenek, turut hadir dalam kegiatan yang menekankan pentingnya fondasi kesehatan anak sejak usia dini.

Kepala Sekolah VITA Preschool, Martha Juwana, menyebut sekitar 20 orang tua mengikuti sesi edukasi tersebut, termasuk pasangan lansia berusia 65 tahun yang ingin memahami kesehatan cucunya.

Baca juga: Waspada Serangan Jantung Usia Muda, Anak Muda Sering Terjebak dalam Toxic Productivity

Ia menegaskan bahwa masa preschool merupakan “window of opportunity” yang menentukan kualitas kesehatan jangka panjang anak.

“Topik ini dipilih karena kesehatan jantung dan tulang sangat penting dan menjadi fondasi dalam pertumbuhan anak,” kata Martha, Sabtu (30/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa pada fase ini, perkembangan otak berlangsung pesat, kebiasaan hidup mulai terbentuk, dan fondasi kesehatan mulai dibangun.

Namun, tantangan modern seperti makanan ultra-proses, minim aktivitas fisik, dan tingginya screen time menjadi ancaman bagi tumbuh kembang anak.

Nutrisi, Aktivitas, dan Pencegahan Sejak Dini

Dalam sesi kesehatan tulang, dr. Laskar Pradnyan Kloping, Sp.OT., M.Ked.Klin., menegaskan bahwa pertumbuhan tulang anak dipengaruhi tiga faktor utama, yakni nutrisi, paparan sinar matahari, dan aktivitas fisik.

“Pertumbuhan tulang anak tidak hanya ditentukan oleh faktor genetik, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh nutrisi yang cukup, aktivitas fisik yang teratur, serta paparan sinar matahari yang membantu pembentukan vitamin D,” jelasnya.

Baca juga: Teknologi Rehabilitasi Jantung Ini Bikin Pasien tetap Aktif dan Lebih Percaya Diri

Ia juga menyoroti pentingnya deteksi dini gangguan tulang seperti rickets, skoliosis, hingga infeksi tulang yang dapat berkembang dari luka kecil yang tidak tertangani.

“Deteksi dini dan intervensi yang tepat sangat penting untuk mencegah gangguan pertumbuhan tulang. Pemantauan pertumbuhan secara berkala membantu memastikan anak berkembang secara optimal,” ucap dokter lulusan Spesialis Orthopedi dan Traumatologi Universitas Airlangga Surabaya (UNAIR) tersebut.

Sementara itu, pada sesi Healthy Heart, dr. Desak Ketut Sekar Cempaka Putri, Sp.JP., menekankan bahwa penyakit jantung dapat dimulai sejak masa kanak-kanak tanpa gejala yang disadari.

“Penyakit jantung bukan hanya masalah orang dewasa. Prosesnya dapat dimulai sejak masa kanak-kanak dan berjalan perlahan tanpa gejala, sehingga pencegahan sejak dini menjadi sangat penting,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa gaya hidup pasif dan konsumsi makanan instan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular di masa depan.

“Pola hidup anak masa kini yang lebih banyak duduk, kurang aktivitas fisik, serta konsumsi makanan instan berkontribusi pada meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular di kemudian hari,” imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, VITA Preschool menegaskan komitmennya membangun kolaborasi dengan orang tua untuk menciptakan generasi yang sehat secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga fisik dan mental.

“Dengan pemahaman yang benar orangtua dapat mencegah risiko masalah kesehatan serta mendukung pertumbuhan anak secara optimal,” harap Martha.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.