- Ribuan orang berkumpul di Lapangan Revolusi Kota Teheran pada Sabtu (30/5/2026) malam waktu setempat.
Mereka memperingati 90 hari pecahnya perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Rekaman yang dirilis Viory menampilkan para demonstran mengibarkan bendera Iran dan Hizbullah.
Mereka kemudian meneriakkan slogan-slogan yang mengecam AS-Israel.
Dalam aksi tersebut, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memamerkan kapal serang cepat 27 Rajab untuk pertama kalinya.
Media lokal menggambarkan kapal tersebut mampu membawa dua rudal jelajah jarak jauh.
Jangkauan serangnya sekitar 700 kilometer dan mampu menghadapi gelombang setinggi 3 meter.
Warga mengatakan, musuh berasumsi bahwa rezim Iran akan runtuh setelah serangan 28 Februari.
Namun, hari ini menjadi bukti bahwa Iran telah melewati batas waktu 90 hari.
Menurutnya, rezim Iran justru lebih kuat dan rakyatnya solid membela pemerintah.