Bule Rusia Terjebak Air Pasang di Pantai Padang-padang Bali Usai Jalan-jalan, Dievakuasi Dini Hari
Talitha Daren May 31, 2026 07:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Dua wisatawan asal Rusia berhasil diselamatkan tim SAR gabungan setelah terjebak air pasang di kawasan Pantai Padang-padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Dikutip dari Kompas.com pada 31 Mei 2026, proses evakuasi berlangsung pada Minggu (31/5/2026) dini hari dan berjalan dengan aman meski medan yang dihadapi cukup ekstrem.

Kedua wisatawan tersebut diketahui berinisial SAA (22) dan KKE (23). Mereka terjebak setelah menyusuri area pantai pada Sabtu (30/5/2026) sore sekitar pukul 17.00 Wita.

Baca juga: Pererenan, Desa di Pesisir Bali yang Dekat Canggu Namun Lebih Kalem, Tidak Dipenuhi Klub Malam

Terjebak Saat Menyusuri Bibir Pantai

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua wisatawan itu berjalan menyusuri bibir Pantai Padang-padang tanpa menyadari kondisi air laut yang mulai mengalami pasang.

Seiring berjalannya waktu dan memasuki malam hari, ketinggian air laut terus meningkat hingga menutup akses jalan yang sebelumnya mereka gunakan untuk kembali.

Akibatnya, keduanya tidak dapat keluar dari lokasi dan terjebak di area pantai yang dikelilingi tebing.

Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Sabtu malam sekitar pukul 21.20 Wita dari seorang pelapor bernama Wedi.

Baca juga: WNA Jerman Tewas di Sanur Bali, Posisi Sujud di Kamar Mandi, Diduga Tersengat Listrik Water Heater

BULE DI BALI - Proses evakuasi dua orang WNA asal Rusia yang terjebak air pasang di Pantai Padang-padang (Tribun Trends/Basarnas Bali)

Tim SAR Bergerak ke Lokasi

Setelah menerima laporan, Basarnas Bali tiba di Pantai Padang-padang sekitar pukul 22.05 Wita dan langsung melakukan pencarian berdasarkan titik koordinat yang dikirimkan. 

Meski demikian, proses evakuasi tidak dapat dilakukan secara cepat karena lokasi korban berada di area tebing curam dengan bebatuan tajam.

Kondisi minim penerangan pada malam hari juga menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan penyisiran untuk menentukan jalur evakuasi paling aman. Setelah mempertimbangkan kondisi medan dan keselamatan seluruh pihak, petugas memutuskan menggunakan metode high angle rescue atau teknik evakuasi ketinggian.

Baca juga: Penampakan Diduga Hiu di Pantai Nusa Dua Bali Viral, ITDC Pastikan Situasi Aman & Monitoring Pantai

Operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari tujuh personel Basarnas Denpasar, tiga personel Polairud Polresta Denpasar, dua anggota Balawista, hingga bantuan dari rekan korban dan masyarakat setempat.

Setelah melalui proses evakuasi yang cukup menantang, kedua wisatawan asal Rusia tersebut akhirnya berhasil diselamatkan tanpa mengalami kondisi yang membahayakan jiwa.

(TribunTrends.com/Talitha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.