TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Sebanyak 187 santri mengikuti Wisuda Santri TPQ Angkatan XXI se-Kecamatan Kundur Barat yang berlangsung pada Minggu (31/5/2026).
Para santri tersebut berasal dari berbagai Desa yakni, Desa Gemuruh, Desa Sawang Laut, Desa Sawang Selatan, Desa Kundur, dan Kelurahan Kundur Barat.
Dalam kegiatan ini turut hadir Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah, Kepala Kemenag Kabupaten Karimun serta Staf Khusus Bidang Kesra dan Keagamaan Provinsi Kepulauan Riau, H. Nurdin Basirun.
Bupati Karimun, Ing H.Iskandarsyah, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar agama.
Para santri harus terus memperdalam pemahaman serta mengamalkan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan berhenti belajar setelah diwisuda. Teruslah membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an."
"Ilmu agama harus terus dipelajari sepanjang hayat agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi Qurani yang mampu membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan daerah,” ungkapnya
Iskandarsyah juga mengatakan pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, pembangunan karakter dan akhlak generasi muda juga menjadi faktor penting dalam menentukan masa depan daerah.
“Pembangunan daerah tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur. Kita juga harus membangun karakter dan akhlak generasi muda melalui pendidikan Al-Qur'an."
"Karena itulah Pemerintah Kabupaten Karimun terus memperkuat keberadaan TPQ sebagai pondasi lahirnya generasi Qurani,” jelas Bupati Karimun.
Bupati Karimun turut menyampaikan apresiasi kepada ustaz, ustazah, pengurus TPQ, tokoh masyarakat, serta para orang tua yang telah membimbing anak-anak hingga berhasil menyelesaikan pendidikan Al-Qur'an.
Ia menilai keberhasilan mewisuda 187 santri merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai agama kepada generasi muda.
Dengan capaian ini menjadi investasi penting bagi masa depan Kabupaten Karimun dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlakul karimah, dan siap melanjutkan pembangunan daerah berlandaskan nilai-nilai keislaman.
( tribunbatam.id/fairozzamani )