TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membantah isu beredar soal pembongkaran lapak kios di kawasan Puncak Cianjur tak disertai kompensasi.
Dia mengatakan bahwa penertiban lapak warung warga itu disertai kompensasi.
Seperti diketahui, kawasan Puncak Cianjur yang berbatasan dengan Puncak Bogor belakangan ini ditertibkan dari bangunan liar oleh Pemprov Jabar.
Kios-kios di sepanjang Jalan Raya Puncak kawasan Cipanas, Cianjur dibongkar oleh pemerintah.
Kang Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan bahwa pembongkaran kios itu disertai dengan kompensasi Rp10 Juta.
"Kami sampaikan, penataan kawasan Cipanas, Cianjur, pemerintah provinsi melakukan beberapa hal langkah penyelesaian," kata KDM melalui media sosialnya, Minggu (31/5/2026).
"Yang pertama, seluruh pemilik kios itu mendapat kompensasi sebesar Rp10 juta per kios," sambung KDM.
Lanjut KDM, kemudian yang kedua warga yang tidak punya rumah dan tinggal di kios juga akan tetap dibantu.
Dibantu dengan disiapkan rumah untuk ditinggali.
"Yang kedua, mereka yang tidak punya rumah karena tinggal di kios, kami akan menyiapkan rumah untuk mereka," katanya.
"Karena mereka merupakan warga miskin yang harus dibantu," imbuhnya.
Selama penyiapan rumah tinggal ini, para penghuni kios yang ditertibkan diarahkan untuk tinggal di kontrakan.
Kontrakan-kontrakan ini pun, kata Dedi, sudah disiapkan dan dibayar untuk mereka tinggali.
"Selama penyiapan rumah, mereka sudah mendapat kontrakan baru. Nilai kontrakannya per tahun 7,2 juta per kepala keluarga," kata Dedi.
"Semuanya ada 13 kontrakan dan kami sudah membayarkannya. Ini adalah langkah-langkah yang dilakukan," sambung KDM.
Selanjutnya, kata Dedi, mereka yang bersedia menjadi tenaga kebersihan Pemprov Jabar dan Pemkab Cianjur, juga akan direkrut.
Yaitu untuk menjadi tenaga kebersihan untuk bertugas menyapu seluruh areal jalan menuju kawasan Puncak agar menjadi jalan yang bersih.
Dedi pun menegaskan jika ada warga yang terkena penertiban namun tidak mendapat kompensasi, tolong sebutkan namanya.
"Untuk itu, bagi siapapun yang hari ini menyampaikan informasi-informasi yang katanya tidak ada kompensasi, tidak ada solusi, sebutkan nama mereka yang tidak mendapat kompensasi dan sebutkan nama yang tidak mendapat solusi," tegas KDM.
Dedi juga mengucapkan terimakasih kepada semua yang yakin bahwa Jawa Barat akan tertata rapi.
Kata Dedi, pemerintah akan konsisten menata lingkungan sekaligus menjaga keberlangsungan ekonomi warga.
"Pemerintah akan konsisten untuk terus menata lingkungan, menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat, dan menjaga keberlangsungan pekerjaan masyarakat," ungkapnya.