Piala Dunia 2026: Pelatih Barito Putera Percaya Prancis Akan Raih Hattrick Final dan Juara
Aurora Nightingale May 31, 2026 09:05 PM

Tim nasional Prancis diyakini akan menorehkan sejarah dengan kembali menjadi juara dan mencatat hattrick final di Piala Dunia 2026. Keyakinan ini disampaikan oleh mantan pelatih Barito Putera U16 tahun 2019, Nurholis Majid.

Pelatih fisik Barito Putera tersebut optimistis bahwa Prancis mampu mengulang kesuksesan dua edisi sebelumnya dan kembali mencapai partai puncak.

Les Bleus berpeluang menjadi tim ketiga setelah Brasil dan Jerman Barat yang tampil di tiga final Piala Dunia secara beruntun.

Dalam periode tersebut, Prancis telah mengoleksi dua gelar juara Piala Dunia, satu trofi Euro, dua kali menjadi runner-up Piala Dunia, serta satu kali menjadi runner-up di Euro.

Tidak ada tim lain yang mampu menandingi pencapaian luar biasa tersebut secara keseluruhan dalam periode yang sama.

Nurholis, yang juga pernah melatih tim PON Papua, menambahkan bahwa Prancis memiliki kedalaman skuad yang merata di setiap lini, menjadikannya kekuatan besar yang sulit ditandingi.

"Coba lihat sendiri daftar pemain yang dipanggil, hampir semua posisi diisi oleh pemain berkualitas," ujar Nurholis.

Ia tidak hanya berharap Prancis menjadi juara, tetapi juga menantikan penampilan apik dari pemain favoritnya.

"Pemain favorit saya adalah Michael Olise (Bayern Munich) dan Ngolo Kante," ungkapnya.

Nurholis juga menegaskan kepercayaannya terhadap racikan strategi Didier Deschamps dalam menghadapi turnamen mendatang.

Dengan tambahan kekuatan serangan dari Kylian Mbappe dan skuad yang dibangun untuk tampil cepat serta dinamis, ia yakin Les Bleus akan kembali menaklukkan dunia.

Deschamps telah membina tim ini selama bertahun-tahun, dan perkembangan Prancis di bawahnya menunjukkan evolusi yang signifikan meski tidak selalu berjalan mulus.

Sejak awal, tim ini dikenal dengan gaya bermain yang disiplin, hati-hati, dan mengandalkan transisi cepat. Namun seiring waktu, Deschamps berhasil menciptakan tim yang lebih fleksibel, mampu bermain bertahan dalam, menekan agresif, atau membangun serangan lewat penguasaan bola tergantung lawan yang dihadapi.

Kunci kesuksesan Prancis terletak pada kemampuan beradaptasi tanpa kehilangan identitas inti mereka yang berakar pada kontrol permainan, kekuatan fisik, dan serangan cepat.

Model taktik yang terlihat jelas di Piala Dunia 2022 menjadi petunjuk kuat tentang arah permainan Prancis di Piala Dunia 2026 nanti.

Sekali lagi, Prancis datang ke ajang ini sebagai salah satu favorit utama. Mereka sebelumnya menjuarai Piala Dunia 2018 di Rusia dan harus puas sebagai runner-up di Piala Dunia 2022 setelah kalah dramatis dari Argentina yang dipimpin Lionel Messi.

Jika berhasil mencapai final lagi, Prancis akan menyamai prestasi Brasil (1994, 1998, 2002) dan Jerman Barat (1982, 1986, 1990) sebagai tim yang tampil di tiga final Piala Dunia secara beruntun.

Skuad Prancis yang diumumkan awal bulan ini diisi sejumlah pemain top dunia.

Kylian Mbappe tetap menjadi bintang utama. Pada final 2022, ia mencetak hattrick meski timnya kalah. Di Piala Dunia 2026, ia kembali menjadi tumpuan utama untuk membawa Prancis meraih gelar ketiganya.

Ousmane Dembele juga menjadi ancaman besar bagi lawan. Musim lalu, ia mencetak 35 gol di berbagai kompetisi dan turut membawa Paris Saint-Germain menjuarai Liga Champions. Ia bahkan memiliki peluang untuk kembali mengantarkan PSG meraih gelar Liga Champions lainnya saat menghadapi Arsenal di final.

Dembele menjadi pemain Prancis kedua setelah Karim Benzema yang meraih Ballon d'Or pada abad ini. Ia bertekad mencatatkan namanya di Piala Dunia setelah belum mencetak gol dalam dua edisi sebelumnya meski sudah masuk skuad.

Mbappe diharapkan menjadi kapten tim dan kini hanya berjarak dua gol untuk melampaui rekor Olivier Giroud sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Prancis. Giroud sendiri menorehkan 57 gol.

Didier Deschamps yang telah memimpin sejak 2012 dianggap sebagai sosok sentral di balik kokohnya Les Bleus. Ia memiliki kendali penuh atas tim dan diharapkan dapat membawa Prancis ke level yang lebih tinggi di ajang yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Selain Mbappe dan Dembele, nama-nama seperti Michael Olise dari Bayern Munich serta Desire Doue dari Paris Saint-Germain juga menjadi pemain yang mencuri perhatian. Keduanya akan memperkuat lini serang Prancis yang menakutkan.

Dari skuad juara Piala Dunia 2018, Lucas Hernandez dan Ngolo Kante masih menjadi bagian penting tim.

Prancis tergabung di Grup I bersama Senegal (Afrika), Irak (Asia Barat), dan Norwegia (Eropa). Mereka akan memulai laga pada 16 Juni melawan Senegal, dilanjutkan menghadapi Irak pada 22 Juni, dan menutup fase grup melawan Norwegia pada 26 Juni.

Hanya sedikit tim yang mampu menandingi kekuatan Les Bleus di dunia sepak bola saat ini.

Daftar Pemain Timnas Prancis Piala Dunia 2026:

Kiper: Mike Maignan (AC Milan), Robin Risser (Lens), Brice Samba (Rennes).

Pemain Bertahan: Lucas Digne (Aston Villa), Malo Gusto (Chelsea), Lucas Hernandez (Paris Saint-Germain), Theo Hernandez (Al Hilal), Ibrahima Konate (Liverpool), Maxence Lacroix (Crystal Palace), Jules Kounde (Barcelona), William Saliba (Arsenal), Dayot Upamecano (Bayern Munich).

Gelandang: N'Golo Kante (Fenerbahce), Manu Kone (AS Roma), Adrien Rabiot (AC Milan), Aurelien Tchouameni (Real Madrid), Warren Zaire-Emery (Paris Saint-Germain).

Penyerang: Maghens Akliouche (Monaco), Bradley Barcola (Paris Saint-Germain), Rayan Cherki (Manchester City), Ousmane Dembele (Paris Saint-Germain), Desire Doue (Paris Saint-Germain), Michael Olise (Bayern Munich), Kylian Mbappe (Real Madrid), Jean-Phillipe Mateta (Crystal Palace), Marcus Thuram (Inter Milan).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.