BOM Bekas Perang Dunia II Meledak di Papua, Rumah Hancur dan Sejumlah Orang Terluka
Tommy Simatupang May 31, 2026 09:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Material peninggalan perang dunia II meledak di Jalan Walter Mongonsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, Minggu (31/5/2026) pukul 14.45 WIT.

Ledakan ini berdampak cukup parah dan mengakibatkan sejumlah rumah rusak dan sejumlah orang terluka. 

Warga di sekitar lokasi kejadian mengungkap ledakan terjadi secara tiba-tiba dan getarannya terasa hingga radius yang cukup jauh.

Berdasarkan informasi terkini lima orang dilaporkan meninggal dan tiga lainnya masih dalam pencarian akibat ledakan tersebut.

Saat ini polisi dan TNI sudah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap korban dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat setelah terjadi ledakan asap hitam pekat membumbung.

Tak hanya itu, terlihat juga ada kobaran api setinggi lebih dari 6 meter ke udara.

Akibat kuatnya ledakan, puing-puing bangunan pun terlihat terlempar ke udara.

Baca juga: PASUTRI Pemilik WO Marwah Catering Jadi Tersangka Tipu 58 Calon Pengantin, Korban Rugi Rp 2,6 Miliar

Baca juga: Malang Nasib Kakek 64 Tahun Pasrah Jadi Budak Nafsu Caleg Cirebon, Disuruh Hubungan Sesama Jenis

Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan identifikasi para korban.

Namun polisi belum bisa memastikan secara pasti jumlah dan identitas korban karena masih dalam proses pendataan dan verifikasi.

Sementara itu, korban yang ditemukan telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan dan proses identifikasi sesuai prosedur yang berlaku.

"Kami sudah melakukan sterlisasi TKP dan identifikasi bersama dengan seluruh aparat. Ada beberapa rumah yang kondisinya rusak dan kami juga mengidentifikasi beberapa korban," kata Kapolres saat ditemui di lokasi kejadian dikutip dari Tribunpapua.com.

Untuk kepentingan penyelidikan, Tim Identifikasi Forensik (Inafis) bersama unit teknis lainnya melakukan Treatment Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dengan mengumpulkan berbagai bukti yang dapat membantu mengungkap penyebab ledakan.

Kapolres mengatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan sumber ledakan.

"Kami belum bisa menyimpulkan penyebabnya, nanti akan kami laporkan lebih lengkap setelah hasil laboratorium dan penyelidikan keluar,” ujar dia.

Guna menjamin keselamatan masyarakat aparat melakukan sterilisasi area dan memasang pengamanan di sekitar lokasi kejadian.

Warga juga diimbau untuk tidak mendekati lokasi hingga proses penyelidikan selesai dilakukan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat sekitar wilayah ataupun area tersebut agar tidak mendekati lokasi terlebih dahulu,” imbuhnya

Kapolres juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Aparat memastikan setiap perkembangan penyelidikan akan disampaikan secara resmi kepada publik.

Biak Pernah Jadi Lokasi Pertempuran Saat Perang Dunia II

Biak, Papua diketahui pernah menjadi lokasi pertempuran saat Perang Dunia II.

Berdasarkan catatan, perang di Teluk Geelvink terjadi antara Angkatan Darat Amerika Serikat dan Angkatan Darat Jepang dari 27 Mei hingga 17 Agustus 1944. Berlangsung.

Sehingga, tidak aneh bila di wilayah Biak masih ada sisa-sisa peninggalan Perang Dunia II.

(*/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.