TRIBUNNEWS.COM - Bintang muda Timnas Spanyol, Lamine Yamal, menyatakan tekad kuat untuk tampil maksimal saat membela La Furia Roja di Piala Dunia 2026.
Pemain berusia 18 tahun itu bahkan mengibaratkan performa terbaiknya seperti sedang menjadi seorang superhero di lapangan.
Yamal saat ini diakui sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di dunia sepak bola.
Meski masih sangat muda, ia sudah mengoleksi berbagai trofi bergengsi baik bersama Barcelona maupun Timnas Spanyol.
Di level klub, jebolan La Masia ini telah meraih enam gelar juara bersama Barcelona, termasuk sukses membantu Blaugrana menjuarai La Liga musim 2025/2026.
Sementara bersama Timnas Spanyol, Yamal menjadi bagian penting dalam skuad yang memenangkan Euro 2024 dan telah mencatatkan enam gol dari 25 penampilan.
Dikutip dari wawancaranya di laman FIFA, Lamine Yamal mengungkapkan sensasi ketika ia berada dalam performa puncak.
"Saya selalu mengatakan rasanya seperti menjadi seorang superhero. Segalanya berjalan dengan sempurna," ucap Yamal.
"Saya merasa lebih cepat, lebih kuat, penuh adrenalin. Rasanya tidak ada yang bisa menghentikan saya. Saya ingin mencapai level itu saat tampil di Piala Dunia," sambungnya.
Menurut Yamal, faktor kebahagiaan dan kenyamanan di lapangan sangat memengaruhi permainannya.
Sebagai pemain yang mengandalkan kreativitas dan dribbling, ia merasa performanya akan menurun jika tidak menikmati pertandingan.
"Saya sangat bergantung pada kreativitas. Ketika saya tidak menikmatinya, permainan saya ikut terpengaruh. Semuanya terasa lebih datar dan kurang inspiratif," katanya.
"Namun ketika saya merasa bahagia, seperti saat tampil di Euro, semuanya terasa mengalir begitu saja. Saya merasa lebih bebas dan permainan menjadi lebih hidup," lanjutnya.
Baca juga: Bek Senior Persib Dukung Prancis di Piala Dunia 2026, Targetkan Final Ulang Lawan Argentina
Meski penuh ambisi, Lamine Yamal saat ini masih berjuang melawan cedera hamstring.
Ia terancam absen pada laga pembuka Spanyol di Grup H Piala Dunia 2026 melawan Cape Verde di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, 15 Juni 2026 mendatang.
Kendati demikian, Yamal tetap optimistis bisa pulih tepat waktu dan memberikan kontribusi maksimal untuk membantu Spanyol meraih gelar Piala Dunia pertama sejak 2010.
Mantan pemain PSPS Pekanbaru, Muhammad Isnaini menjagokan Timnas Spanyol juara Piala Dunia 2026.
Ia pun memprediksi Spanyol dan Belanda bakal bertemu di final Piala Dunia 2026 dan yang akan juara adalah La Furia Roja.
Menurut Isnaini yang kini menjabat Direktur Kompetisi PSSI Riau ini, saatnya Spanyol akan kembali merengkuh piala pada turnamen empat tahunan ini.
"Spanyol punya pemain muda yang ditempa lewat kompetisi liga yang padat. Pada umumnya bermain di Liga Spanyol," ungkap Muhammad Isnaini, dikutip dari Tribun Pekanbaru.
Eks striker PSPS Pekanbaru tersebut juga menilai talenta-talenta muda yang dimiliki Spanyol, seperti Yamal akan mencolok di Piala Dunia 2026 nanti.
"Lewat talenta muda dan kepiawaian pelatih Spanyol Luis de la Fuente, Spanyol akan muncul sebagai negara yang kuat dan mampu memenangi Piala Dunia," ungkap Isnaini.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama) (TribunPekanbaru.com/Budi Rahmat)