SRIPOKU.COM - Jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu tiba di rumah duka, Perumahan Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/5/2026) sore.
Jenderal purnawirawan kelahiran Palembang, 12 Mei 1950 itu, wafat di RSPAD Gatot Soebroto pada pukul 14.00 WIB.
Sejumlah pelayat berdatangan ke rumah duka. Keluarga dan kerabat tak kuasa menahan tangis kehilangan mantan Menteri Pertahanan tersebut.
Baca juga: Jenderal Asal Palembang Satu Leting Presiden Prabowo, Almarhum Ryamizard Disemayamkan di Cikeas
Ryamizard dan Presiden Prabowo Subianto satu angkatan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri).
"Sejak di Akabri kami bersama-sama. Di Kementerian Pertahanan juga bersama-sama," kata Ryamizard pada 2019.
Ryamizard dikenal saat menjabat Pangdam V/Brawijaya. Ia pernah dicalonkan menjadi Panglima TNI pada akhir masa jabatan Presiden Megawati Soekarnoputri. Namun, pencalonannya batal. Jenderal TNI (Purn.) Djoko Santoso dilantik sebagai Panglima TNI pada 2007.
Ryamizard sempat disebut sebagai calon wakil presiden Joko Widodo. Ia juga turun berkampanye untuk pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.
Kepala Biro Informasi Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, membenarkan wafatnya Ryamizard: "Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu wafat pada Minggu (31/5/2026) pukul 14.00 WIB di RSPAD Gatot Soebroto."
Jenazah tiba di rumah duka Cikeas, Bogor, pukul 16.55 WIB. Pelayat mulai berdatangan sejak sore.
Para prajurit berjaga di area persemayaman.
Bendera Merah Putih menutupi peti jenazah. Karangan bunga duka cita berjejer di halaman rumah.