Lionel Messi Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Sepak Bola di AS, Mauricio Pochettino Nilai Sang Bintang Angkat Standar di MLS
Rina Kusumawati May 31, 2026 09:39 PM

Semua mata akan tertuju ke Amerika Utara musim panas ini, saat Amerika Serikat bersama Kanada dan Meksiko bersiap menjadi tuan rumah Piala Dunia.


Menjadi tuan rumah Piala Dunia membawa tekanan tersendiri, dan tanggung jawab besar itu kini berada di pundak Mauricio Pochettino untuk memenuhi harapan para pendukung tuan rumah musim panas ini.


Pelatih asal Argentina tersebut mengambil alih posisi pelatih kepala tim nasional Amerika Serikat (USMNT) empat bulan setelah meninggalkan Chelsea, menandai pengalaman pertamanya dalam dunia kepelatihan internasional.


“Ketika saya meninggalkan Chelsea, kami banyak memikirkan tentang Piala Dunia dan betapa istimewanya bisa merasakan turnamen itu dari dalam,” ujar Pochettino kepada FourFourTwo ketika ditanya alasan di balik keputusannya menerima posisi tersebut.


“Matt Crocker, mantan direktur olahraga US Soccer, adalah orang pertama yang menghubungi saya dan menawarkan posisi ini. Saya sudah mengenalnya sejak di Southampton.”


“Kami sangat termotivasi untuk bergabung dengan proyek ini, di mana kami ingin menciptakan sejarah sebagai tuan rumah Piala Dunia. Target yang sering dibicarakan orang adalah mencapai perempat final. Namun, sebagai pelatih, saya menantang diri sendiri untuk tidak membatasi ambisi. Pola pikir kami harus untuk melangkah sejauh mungkin.”


Selain pencapaian peringkat ketiga di turnamen pertama tahun 1930, Amerika Serikat hanya sekali mencapai babak perempat final. Jadi, apa yang dibutuhkan agar tim ini bisa menjadi penantang serius?


“Untuk bisa bersaing lebih baik,” tegas Pochettino. “Kami memiliki pemain-pemain yang tampil bagus di klub mereka masing-masing, tetapi sebagai satu kesatuan tim, kami masih perlu melepaskan hambatan mental itu. Dunia sering membuat kami merasa bahwa sepak bola bukan hal penting di Amerika Serikat, dan hal itu menimbulkan kurangnya kepercayaan diri. Kami sedang bekerja pada sisi emosional — menjadi lebih tegas dan percaya bahwa kami mampu meraih hal-hal besar.”


Sementara Pochettino berfokus membawa kesuksesan bagi tim nasional, rekan senegaranya, Lionel Messi, telah berperan besar dalam mendorong perkembangan sepak bola di level klub, sejak kepindahannya pada tahun 2023 ke klub MLS, Inter Miami.


“Dia sangat berperan penting dalam perkembangan sepak bola di sini,” tambah Pochettino. “Dia menjadi tolok ukur bagi para pemain yang menghadapinya di MLS, karena mereka belajar apa artinya benar-benar berkompetisi. Mereka menantang diri sendiri untuk mencari cara menghentikannya, dan itu membantu mereka berkembang.”


Pertanyaan penting bagi setiap tuan rumah Piala Dunia adalah apakah negara tersebut bisa memanfaatkan turnamen untuk mengembangkan sepak bola ke depan — sesuatu yang diyakini Pochettino bisa terjadi, selama timnya memainkan perannya.


“Hal itu bisa terjadi, tapi tim nasionallah yang harus menginspirasi masyarakat Amerika untuk memperkuat sepak bola di sini, bukan sebaliknya.”


“Kami memiliki kesempatan besar di Piala Dunia ini untuk mewujudkannya.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.