Kelakuan Nanang Maling Dua Minimarket di Brebes Demi Bisa Beli Hewan Kurban, Berakhir Ditangkap
Angel aginta sembiring May 31, 2026 09:54 PM

TRIBUN-MEDAN.COM – Kelakuan Nanag pemuda maling dua minimarket di Brebes, Jawa Tengah bikin geleng-geleng kepala.

Nanang pemuda di Brebes yang nekat membobol minimarket ini mengaku nekat demi bisa membeli hewan kurban Iduladha.

Kini Nanang pun berakhir ditangkap.

Pembobolan itu dilakukan Nanang di dua minimarket wilayah Pantura Brebes, Jawa Tengah.

Nanang sempat beberapa hari menjadi buronan hingga akhirnya ditangkap oleh Tim Resmob Polres Brebes saat bersembunyi di kampung halamannya.

Nanang merupakan warga asal Cirebon, Jawa Barat.

Baca juga: DETIK-DETIK Anton Ditemukan Tewas, Mantan Polisi yang Gagal Kabur dari Lapas Usai Todong Pistol

Penangkapan dilakukan pada Jumat malam, 29 Mei 2026, sekitar pukul 23.00 WIB.

Tim yang dipimpin Katim Resmob Aiptu Titok Ambar Pramono berhasil mengamankan tersangka di salah satu desa di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap sebagian uang hasil kejahatan digunakan pelaku untuk membeli dua ekor kambing kurban menjelang Hari Raya Iduladha.

Kasus ini menjadi perhatian karena pelaku menjalankan aksinya dengan modus yang cukup terencana.

Ia membobol bagian atap minimarket untuk masuk ke dalam bangunan, lalu mengambil berbagai barang berharga yang ada di dalam toko.

Tak hanya itu, pelaku juga menggunakan angkutan kota (angkot) sebagai alat transportasi untuk berpindah lokasi sekaligus mengangkut barang hasil curian.

Baca juga: JANJI Pemilik Marwah Catering Kembalikan Uang Korban dalam 6 Bulan: Kalau Saya gak Dihukum, Bisa

Cara tersebut sempat menyulitkan petugas dalam melacak keberadaannya.

"Saat yang lain sedang fokus merayakan Iduladha, tim kami langsung bergerak cepat melakukan olah TKP dan menyisir pergerakan pelaku.

"Kami tidak membiarkan pelaku bernapas lega setelah mengacak-acak wilayah Brebes," ujar Katim Resmob Aiptu Titok Ambar Pramono, Sabtu, 30 Mei 2026.

Berbekal rekaman CCTV, keterangan para saksi, serta hasil analisis di lapangan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dalam waktu singkat.

Jejak pelariannya kemudian terus dipantau hingga mengarah ke wilayah Cirebon.

Meski telah berpindah ke luar provinsi dan merasa aman dari kejaran aparat, pelaku ternyata tetap berhasil dilacak.

Tim Macan Pantura terus melakukan pengembangan hingga menemukan lokasi persembunyian tersangka.

"Pelaku mengira kita lengah karena sibuk pengamanan malam takbiran, tapi dia salah alamat.

"Berkat kejelian tim di lapangan, pelaku beserta barang bukti berhasil kami amankan di tempat persembunyiannya tanpa perlawanan," ungkapnya.

*/tribun-medan.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.