SRIPOKU.COM – Presiden RI Prabowo Subianto mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu.
Jenderal purnawirawan kelahiran Palembang itu wafat saat menjalani perawatan medis di RSPAD Gatot Soebroto, Minggu (31/5/2026).
Dalam wawancara tahun 2019, Ryamizard yang baru melepas jabatan sebagai Menteri Pertahanan mengungkapkan bahwa ia dan Prabowo satu angkatan saat mengikuti pendidikan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri).
Tak heran, Prabowo tidak lupa menyampaikan duka cita melalui unggahan InstaStory pada Minggu, 31 Mei 2026 malam.
Baca juga: Pangdam II/Sriwijaya Sebut Ryamizard Sosok yang Dihormati, Wali Kota Ratu Dewa: Palembang Berduka
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un", tulis mantan menantu Presiden Soeharto itu.
Prabowo juga menyertakan foto Ryamizard hitam putih.
"Turut berduka cita", tulis Presiden tepat di bawah foto sang jenderal.
Pada unggahan itu, Prabowo mengenang sosok Ryamizard sebagai Menteri Pertahanan RI ke-25 periode 27 Oktober 2014–20 Oktober 2019.
Semasa berkarier di TNI, Ryamizard merupakan sosok yang sangat dekat dengan Presiden Prabowo Subianto karena keduanya satu angkatan Akabri.
"Sejak masuk Akabri, diplonco sampai jungkir balik, saya dan Prabowo bersama-sama. Di Kementerian Pertahanan juga bersama-sama," kata Ryamizard pada 2019.
Kala itu, jenderal TNI kelahiran Palembang, 12 Mei 1950, akan menyerahkan jabatan Menteri Pertahanan kepada Prabowo Subianto.
Baca juga: Jenderal Asal Palembang Satu Leting Presiden Prabowo, Almarhum Ryamizard Disemayamkan di Cikeas
Sebagai informasi, selain pernah menjadi Menteri Pertahanan, Ryamizard memiliki karier mentereng di TNI. Putra perwira TNI AD Musaniif Ryacudu ini pernah menjabat Pangdam V/Brawijaya dan Panglima Kostrad. Jabatan lain yang diemban adalah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
Namanya sempat diisukan sebagai calon wakil presiden Joko Widodo. Ia kemudian mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Joko Widodo–Jusuf Kalla dan terlibat dalam pembekalan relawan selama kampanye Pilpres.