TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Ratusan jemaah menghadiri Tabligh Akbar dan zikir bersama Ustaz Das’ad Latif yang digelar di Masjid Raya Ahmad Yani, Jalan WR Supratman, Kelurahan Lawangirung, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara, Minggu (31/5/2026) malam.
Kegiatan ini mengusung tema merawat kesatuan, meneguhkan toleransi, menguatkan semangat kebangsaan dalam bingkai Pancasila.
Kegiatan yang diinisiasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Manado tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembinaan keagamaan bagi umat Islam di Kota Manado dan sekitarnya menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni.
Ketua Umum MUI Kota Manado, KH Bin Salim Bachmid, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mempererat persaudaraan serta memberikan pencerahan kepada masyarakat, khususnya umat Islam.
“Kegiatan malam hari ini adalah untuk bersilaturahmi, mengumpulkan dan memberikan pencerahan kepada umat Islam khususnya yang ada di Kota Manado dan sekitarnya,” ujarnya.
Tabligh akbar menjelang Hari Lahir Pancasila menjadi momen yang tepat untuk meneguhkan nilai-nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“Besok bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. Pancasila adalah yang mempersatukan kita semua. Dengan berbagai perbedaan budaya, keyakinan, dan agama, kita tetap dipersatukan oleh Pancasila,” katanya.
Kehadiran Ustaz Das’ad Latif diharapkan mampu memberikan pembinaan dan motivasi kepada masyarakat untuk terus berkontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, MUI berharap umat Islam semakin terdorong untuk mendukung program pemerintah, menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat hubungan sosial, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.
“Harapannya masyarakat bisa lebih semangat berbuat baik dan menjadi orang yang bermanfaat. Itu merupakan potensi besar yang dapat membantu kemajuan suatu daerah,” tutur Bachmid.
Sementara itu, salah seorang jemaah, Ekawati Kadir (44), mengaku datang bersama rombongan dari Masjid Baitul Khoir GPI sejak pukul 17.00 Wita.
“Kami datang dengan sukarela untuk menghadiri zikir akbar bersama Ustaz Das’ad Latif. Kami bersyukur beliau bisa datang ke Manado,” katanya.
Eka berharap kegiatan serupa dapat lebih sering diselenggarakan di Sulawesi Utara agar umat Islam memiliki lebih banyak kesempatan mengikuti kegiatan keagamaan dan mendapatkan siraman rohani dari para ulama nasional.
"Kegiatan seperti ini sangat baik untuk menambah ragam kegiatan keagamaan di Sulawesi Utara dan memberikan manfaat bagi umat Islam,” ujarnya.
Baca juga: Pemkot Tomohon Dapat Dana Insetif Rp3 Miliar, Akan Dipakai untuk Program yang Menyentuh Masyarakat
Baca juga: Gempa Bumi di Aceh Minggu 31 Mei 2026, Info BMKG Kekuatan dan Lokasinya
Tabligh akbar tersebut berlangsung meriah dan dihadiri jemaah dari berbagai masjid dan wilayah di Kota Manado dan sekitarnya.(*)