PENYESALAN Kakek Soei Biantoro Gagal Selamatkan Istri Terjebak di Ruko yang Terbakar: Bojoku
Tommy Simatupang May 31, 2026 11:09 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Soei Biantoro Rahardjo (67) menangsi meratapi peristiwa kebakaran yang mengakibatkan istrinya tewas pada Minggu (31/5/2026). 

Istrinya, TLW (68) tidak dapat menyelamatkan diri dari rukonya di 

Api menghanguskan rukonya di Jalan Sidoyoso IV Nomor 51, RT 01 RW 07, Kecamatan Simokerto, Surabaya, Jawa Timur. 

Jasad TLW ditemukan tergeletak di dekat kamar mandi lantai dua ruko yang selama ini difungsikan sebagai tempat tinggal.

Jenazah korban ditemukan setelah kobaran api yang membakar ruko padam dan petugas Damkar memastikan tidak ada titik api yang tersisa sekitar pukul 04.55 WIB.

Tim Inafis Polrestabes Surabaya bersama Unit Reskrim Polsek Simokerto selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara ( TKP).

Setelah itu jenazah korban dievakuasi oleh petugas BPBD dan tim medis Pemkot Surabaya menggunakan ambulans menuju kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo.

Soei Biantoro, suami korban tidak kuasa menahan air mata yang terus mengalir membasahi pipi saat menunggu proses olah TKP dan evakuasi jenazah sang istri.

Baca juga: WAJIB Belajar Bahasa Prancis Akan Diatur Kemendikdasmen, Qodari: Salah Satu Syarat Untuk Bisa Maju

Baca juga: PESAN Terakhir Brigadir Anton Tewas Mendadak Usai Gagal Kabur dari Penjara, Ogah Makan Berhari-hari

Ia beberapa kali memukul lengan kursi yang didudukinya di depan rumah sembari menunggu petugas menyelesaikan proses evakuasi.

Menurut keluarga, korban selama ini tinggal di lantai dua bagian belakang ruko karena tidak nyaman menggunakan pendingin ruangan atau AC di rumah utama keluarga.

Sementara itu, Soei tinggal di rumah utama yang berada tepat di belakang sisi utara ruko. Kedua bangunan tersebut terhubung melalui akses di lantai dua.

Gagal Menyelamatkan Istri

Soei mengaku menyesal karena tidak dapat segera menyelamatkan istrinya saat kebakaran terjadi.

Ketika berusaha menuju kamar korban melalui lorong penghubung, akses tersebut sudah tertutup reruntuhan plafon dan atap yang ambruk akibat terbakar.

"Saya mau ke atas, atap sudah ambruk. Lho bojoku. Pak tolong pak selamatkan istri saya, ruko habis gak apa-apa, yang penting bojoku selamet," ujarnya sembari ditenangkan warga dan para tetangga dikutip Surya.co.id.

Kesedihan Soei semakin mendalam ketika menyaksikan langsung jenazah istrinya dievakuasi menggunakan kantong jenazah berwarna oranye.

Ia mengaku tidak menyangka harus kehilangan sosok yang selama ini selalu mendampinginya. "Pagi siang malam makan sama dia berdua," katanya.

Dugaan Korban Meninggal Akibat Menghirup Asap

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di lantai dua, tepatnya di area dekat kamar mandi.

Berdasarkan pengamatan awal petugas, korban diduga lebih dahulu tidak sadarkan diri akibat menghirup asap sebelum tubuhnya terdampak kobaran api.

Menurutnya, pakaian korban masih dalam kondisi relatif utuh saat ditemukan.

"Mungkin dia kena asap ya, mungkin kalau lihat ininya mungkin kalau bajunya masih jadi kelihatan itu mungkin dia menghirup asapnya itu ya, untuk kejadian seperti itu. Karena dia mau lewat ke belakang mungkin sudah terjebak api seperti itu," ujar Laksita Rini saat ditemui di lokasi.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kapolsek Simokerto Polrestabes Surabaya Kompol Zainur Rofiq mengatakan korban ditemukan di jalur menuju kamar mandi lantai dua.

"Lokasi tepatnya di lantai 2 dan di tepatnya di depan kamar mandi. Jadi korban keluar dari kamar masuk ke kamar mandi. Jadi posisi pada waktu di depan kamar mandi," ujarnya saat ditemui di lokasi.

Terkait kondisi korban, polisi memastikan terdapat luka bakar pada tubuh korban. Saat ini jenazah telah dibawa ke kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo untuk proses lebih lanjut.

"Ya, masih yang kami lihat adalah sudah terbakar. Ya, tapi kondisi masih jasad ada," pungkasnya.(*)

(*/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.