Hasil Autopsi Ibu Muda Dibunuh Suami di Ranomeeto Konawe Selatan, 28 Luka Memar, Pembengkakan Otak
Sitti Nurmalasari May 31, 2026 11:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari merilis hasil autopsi jenazah AS (24), ibu muda yang tewas usai dianiaya secara brutal oleh suaminya, IS (28).

Hasil autopsi korban dikeluarkan dokter Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengatakan tim medis menemukan puluhan bekas luka penganiayaan di sekujur tubuh korban AS.

"Hasil visum luar terdapat 28 luka memar di sekujur tubuh korban mulai dari kepala hingga kaki,” ujarnya saat ditemui pada Minggu (31/5/2026).

Mantan Kasat Reskrim Polresta Bengkulu ini lantas merincikan sejumlah luka diderita korban.

Baca juga: Ibu Muda di Ranomeeto Konawe Selatan Diduga Kerap Dianiaya dan Dipermalukan Suami Sebelum Tewas

Kepala terdapat dua luka memar bagian belakang, dua luka memar di depan kanan dan kiri. 

Bagian wajah terdapat dua luka memar di pipi kanan, memar dan robek pada kelopak mata kanan, serta luka lecet pada alis kiri dan kelopak mata kiri.

Selanjutnya, satu luka memar di dada bagian tengah dan dua luka lecet pada bahu kanan.

Lalu tiga luka memar di lengan atas kanan, satu luka memar di lipatan dalam siku kanan, serta satu luka lecet tekan pada bagian belakang siku kiri.

Bagian bawah tubuh didapati satu luka memar di panggul kiri, paha kanan terdapat dua memar bagian atas dan satu memar bagian luar. 

Baca juga: Ibu Muda di Ranomeeto Konsel Tewas Diduga Jadi Korban KDRT, Ditemukan Luka Memar dan Patah Tulang

Kemudian, paha kiri ditemukan jaringan sikatrik serta satu luka memar atas, betis depan memar dan satu luka lecet dari betis hingga pergelangan kaki kanan.

"Serta dua luka memar pada pergelangan kaki kiri sisi dalam," ujar AKP Welliwanto Malau.

Selain visum luar, tindakan autopsi mendalam juga dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab hilangnya nyawa korban. 

Tim Dokter Forensik RS Bhayangkara Kendari menemukan tiga poin krusial pada organ dalam kepala korban.

Terdapat resapan darah dan memar pada kepala, pembengkakan hebat pada otak, dan terjadi pelebaran pembuluh darah pada selaput otak.

Baca juga: BREAKING NEWS Ibu Muda di Konawe Selatan Ditemukan Tewas Dekat Bayinya, Ada Luka Memar di Tubuh

"Jadi penyebab utama kematian korban AS adalah akibat trauma tumpul pada kepala bagian belakang," ujarnya.

"Cedera fatal ini menyebabkan pembengkakan pada otak yang menekan pusat pernapasan, hingga akhirnya mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelasnya.

Sebelumnya, insiden berdarah yang menggemparkan warga ini terjadi di Kompleks BTN Rezky, Desa Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sultra, Sabtu (30/5/2026).

Namun, tidak butuh waktu lama, Tim URC Buser77 Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Unitkam Sat Intelkam Polresta Kendari, dan Intelmob Polda Sultra langsung bergerak cepat dan berhasil meringkus terduga pelaku, IS (28).

Saat ini, pelaku IS telah diamankan di Mapolresta Kendari bersama sejumlah barang bukti guna mempertanggungjawabkan perbuatan kejinya di hadapan hukum.

Baca juga: Polisi Tangkap Suami Usai Diduga Aniaya Istri hingga Tewas di Ranomeeto Konawe Selatan

Markas polisi ini berada di Jalan DI Panjaitan No 1, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua.

Jaraknya dengan Desa Ambaipua sekira 18 kilometer (km), waktu tempuh 30 menit berkendara motor atau mobil melalui Jalan Poros Bandara Haluoleo. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.