Update Harga Kakao di Aceh Tenggara Pascalebaran Iduladha 1447 H
Mawaddatul Husna June 01, 2026 12:54 AM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TribunGayo.com, KUTACANE - Harga komoditi kakao kering di tingkat petani di Aceh Tenggara dilaporkan berada diangka Rp 58.000 per kilogram pascalebaran Iduladha 1447 Hijriah, Minggu (31/5/2026).

"Saat ini harga kakao di pasaran merosot, padahal produksi kakao menurun karena lagi tidak musim panen raya," ujar petani kakao di Aceh Tenggara, Hamzah.

Hal senada diungkapkan, petani lainnya di Kecamatan Bukit Tusam, kabupaten setempat.

Menurutnya, harga kakao merosot di pasaran Medan, karena pascalebaran Iduladha perdagangan hasil bumi belum stabil.

"Kemungkinan, dua pekan mendatang harga kakao kering akan merangkak naik di pasaran," katanya.

Ia mengatakan penghasilan dari komoditi kakao ini mampu mendokrak pertumbuhan perekonomian masyarakat petani untuk pembiayaan pendidikan dan kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan lainnya.

"Makanya, petani terus melakukan penanaman atau peremajaan terhadap tanaman komoditi kakao dengan benih kakao sambung pucuk yang cepat berbuah tiga tahun lebih," katanya.

Buah Kakao Menjanjikan

Seorang petani di Desa Lawe Loning Aman, Lisnawati  mengatakan buah kakao menjanjikan untuk dapat menambah penghasilan.

Masyarakat menanam batang kakao bukan saja di ladang. Akan tetapi juga di lingkungan masyarakat atau perkarangan rumah.

"Alhamdulillah, harga kakao kering saat ini harga Rp 58.000 perkilogram, bahkan pernah melambung tinggi di level Rp 170.000 per kilogram beberapa tahun yang lalu," katanya. (*)

Baca juga: Harga Kakao Melonjak 17 Persen Akibat Penutupan Selat Hormuz

Baca juga: Prakiraan Cuaca Aceh Tenggara Besok 31 Mei 2026, Mayoritas Berawan

Baca juga: Bupati Aceh Tenggara akan Antar Bantuan Masa Panik dan Material Bangunan untuk Korban Kebakaran

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.