TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Timnas Voli Putri Indonesia, Marcos Sugiyama, terbata-bata kesulitan menjawab ketika mendapatkan pertanyaan soal Megawati Hangestri Pertiwi.
Diketahui, Megawati Hangestri Pertiwi absen memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia untuk event Internasinal 2026.
Keputusan Megawati menarik diri dari timnas sesaat setelah Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia atau PP PBVSI memanggil daftar pemain untuk menjalani TC alias pemusatan latihan.
Megawati memilih absen membela timnas dikarenakan fokus pada pemulihan cedera lutut, yang membekapnya sejak tahun 2025, yang hingga kini belum mendapatkan penanganan maksimal.
Sebagai informasi, tiga event besar sudah menanti Timnas Voli Putri Indonesia besutan Marcos Sugiyama, meliputi AVC Nations Cup 2026 (Juni), SEA V League 2026 (Juli-Agustus), dan AVC Women's Continental Cup 2026 (Agustus).
Kini, tanpa Megawati, Marcos Sugiyama harus menentukan siapa yang akan mengemban posisi opposite.
Dalam wawancaranya kepada awak media, Sabtu (30/5), Marcos Sugiyama menjelaskan seberapa jauh progres persiapan Arneta Putri dkk. untuk menjejak AVC Nations Cup 2026 di Candon, Filipina yang dimulai 6 Juni mendatang.
Diakui Marcos Sugiyama, ada beberapa rangkaian yang sudah dilalui. Termasuk persiapan untuk laga uji coba melawan timnas voli putri Korea Selatan.
Semua itu dijawab oleh pelatih Medan Falcons tersebut dengan detail dan terperinci. Namun ada momen yang membuat pelatih asal Jepang ini tergagap.
Marcos Sugiyama membutuhkan waktu lebih lama dan diam sejenak untuk menjawab soal bagaimana skuadnya tanpa Megawati Hangestri Pertiwi.
"Megawati memang tak tergantikan. Namun seperti yang saya sampaikan, kita memiliki pemain yang bisa menggantikannya saat absen," ujar Marcos Sugiyama, dikutip dari YouTube Sportase Official.
"Para pemaian yang ada akan mengisi (posisi Megawati-red), beradaptasi dan menjadi lebih baik, serta bekerja sama dengan tim sebagai sebuah mekanisme," tegas pelatih yang memiliki garis keturunan Brasil.
Baca juga: Arsela Nuari Malu-malu Mau Gantikan Megawati Hangestri di Timnas Voli Putri Indonesia
"Dengan Mega kita hanya memiliki tim. Sementara saat ini tanpa Mega, kita juga membentuk tim juga. Kita perlu bekerja sebagai sebuah mekansime."
"Tidak (tak masalah tanpa Megawati-red). Kami sudah mengambil keputusan, dan Mega juga memutuskannya demikian. Jadi, kita perlu menjalani yang sudah ada."
"Jadi kita diisi oleh pemain muda, persaingannya bagus, dan kita hanya perlu melihat apa yang akan terjadi," sambung pria yang semasa masih menjadi pevoli pernah membela Wolfdogs Nagoya.
Saat ini, Timnas Voli Putri Indonesia belum melakukan pemangkasan pemain. Diketahui, maksimal satu tim berisikan 14 pemain untuk berlaga di AVC Nations Cup 2026.
Dalam penyampaian Marcos SUgiyama, minggu ini akan menjadi penentu dirinya memutuskan siapa saja pemain yang dibawa untuk berjuang di Filipina.
"Minggu depan (pekan ini-red) akan ditentukan siapa 14 pemain yang akan dibawa. Secara persiapan, kami sudah siap, tinggal mematangkan transisi bola," sambungnya.
"Ini tim yang berbeda dari SEA Games lalu, dan secara permainan, anak-anak lebih cepat dan lebih agresif," terangnya menjelaskan.
Setter: Arneta Putri Amelian, Tisya Amallya Putri.
Libero: Indah Guretno Margiani, Fajriahni Ema Herawati.
Opposite: Syelomitha Afrilaviza Wongkar. Khanza Putri Yansi Ganestri, Arsela Nuari Purnama, Kadek Diva Yanti Putri Ardiantana.
Middle Blocker: Chelsa Berliana Nurtomo, Maradanti Namira Tegariani, Geofanny Eka Cahyaningtyas, Shindy Sasgia Dwi Yuniar.
Outside Hitter: Mediol Stiovanny Yoku, Ersandrina Devega Salsabila, Azzahra Dwi Febyane, Salsabila Dara Putri, Tina Syifa Sabila Salim, Putri Nur Agustin.
(Tribunnews.com/Giri)