Lautan Manusia Kelilingi Ka'bah, Tawaf Ifadah Jadi Penanda Tuntasnya Haji
Ode Alfin Risanto June 01, 2026 07:48 AM

TRIBUNAMBON.COM-Jutaan jemaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia, memadati Masjidil Haram untuk melaksanakan tawaf ifadah, Minggu (31/5/2026) pagi.

Ibadah ini merupakan salah satu rukun haji yang wajib ditunaikan setelah prosesi lempar jumrah di Mina.

Tawaf ifadah menjadi bagian penting dalam rangkaian ibadah haji karena menentukan sah atau tidaknya pelaksanaan haji seorang jemaah.

Karena itu, seluruh jemaah berupaya menuntaskan ibadah tersebut sebelum memasuki fase kepulangan.

Baca juga: Armuzna Berakhir, Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Dimulai 1 Juni 2026

Baca juga: Prakiraan Cuaca Ambon 1 Juni 2026: Tak Menentu, Hujan Ringan Bergantian dengan Awan Tebal

Pantauan di Masjidil Haram menunjukkan area mataf dipenuhi lautan manusia yang terus berdatangan untuk mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh putaran. Meski berada di tengah kepadatan jemaah, suasana khusyuk tetap terasa.

Doa-doa dipanjatkan, sementara isak tangis haru terdengar dari sejumlah jemaah yang larut dalam ibadah.

Tak sedikit jemaah yang berusaha mendekati Ka'bah untuk menyentuh bangunan suci tersebut sebagai bentuk kecintaan dan penghayatan spiritual selama menjalankan ibadah haji.

Tingginya suhu udara yang mencapai 37 derajat Celsius pada pagi hari tidak mengurangi semangat para jemaah.

Mereka tetap menjalankan tawaf dengan tertib meski harus berdesakan di area sekitar Ka'bah.

Setelah menyelesaikan tawaf ifadah, para jemaah melanjutkan rangkaian ibadah lainnya, yakni salat sunah tawaf, sai antara Bukit Safa dan Marwah, serta tahalul.

Dengan dituntaskannya prosesi tersebut, maka rangkaian utama ibadah haji dinyatakan selesai.

Selanjutnya, jemaah haji gelombang pertama akan memasuki masa persiapan kepulangan ke Tanah Air, sementara jemaah gelombang kedua bersiap melanjutkan perjalanan menuju Madinah.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, memastikan seluruh petugas haji telah diperintahkan untuk mendampingi jemaah yang belum melaksanakan tawaf ifadah agar dapat menuntaskannya sebelum kembali ke Indonesia.

Petugas juga diminta memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu agar seluruh proses ibadah berjalan aman dan lancar.

"Khususnya jemaah lansia, disabilitas, dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu, agar seluruh proses ibadah lanjutan dapat dilaksanakan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan syariah," ujar pria yang akrab disapa Gus Irfan tersebut.

Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Mulai 1 Juni 2026

Pemerintah Indonesia mulai memulangkan jemaah haji ke Tanah Air pada Senin, 1 Juni 2026, setelah seluruh rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) selesai dilaksanakan.

Menteri Haji dan Umrah, Moch Irfan Yusuf, mengatakan sebanyak 17 kelompok terbang (kloter) dijadwalkan menjadi rombongan pertama yang kembali ke Indonesia.

"Pada 1 Juni, sebanyak 17 kloter dijadwalkan mulai dipulangkan ke Indonesia," ujar Gus Irfan kepada tim Media Center Haji (MCH) di Makkah, Sabtu (30/5/2026).

Menurutnya, proses pemulangan jemaah akan dilakukan secara bertahap dan berlangsung hingga 30 Juni 2026.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Ambon 1 Juni 2026: Tak Menentu, Hujan Ringan Bergantian dengan Awan Tebal

Baca juga: Hingga Mei 2026, Presiden Prabowo Tercatat Sudah 13 Kunker ke Luar Negeri, Ini Daftar Negaranya

Gus Irfan menjelaskan, dimulainya fase pemulangan sejalan dengan berakhirnya seluruh rangkaian ibadah Armuzna bagi jemaah haji Indonesia, termasuk mereka yang memilih skema nafar tsani. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.