Jemaah Haji Padati Masjidil Haram, Laksanakan Tawaf Ifadah
Nanda Lusiana Saputri June 01, 2026 06:38 AM

Laporan langsung wartawan Tribunnews.com dan Media Center Haji dari Arab Saudi, Sri Juliati

TRIBUNNEWS.COM - Jemaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia memadati Masjidil Haram untuk melaksanakan tawaf ifadah, Minggu (31/5/2026) pagi.

Tawaf ifadah merupakan salah satu rukun utama dalam ibadah haji yang wajib dilaksanakan oleh seluruh jemaah setelah melakukan lempar jumrah.

Rukun ini tidak boleh ditinggalkan karena menjadi syarat sahnya ibadah haji. Sehingga jika ditinggalkan, maka hajinya tidak sah.

Dari pantauan Tribunnews.com di lokasi, area mataf dipenuhi ribuan jemaah yang datang silih berganti.

Meski demikian, suasana khusyuk tetap terasa saat para jemaah mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh putaran.

Doa-doa dipanjatkan, isak tangis pun lebih sering terdengar. Tampak sejumlah jemaah berusaha mendekat ke arah Ka'bah demi menyentuh bangunan suci tersebut.

Suhu udara yang pada pagi itu sudah mencapai 37 derajat tak menyurutkan langkah kaki para jemaah.

Menariknya, mayoritas jemaah haji laki-laki tidak mengenakan pakaian ihram. Mereka menggunakan pakaian biasa yang menutup aurat.

Begitu juga dengan jemaah haji Indonesia yang terlihat mengenakan baju koko, seragam batik, dan bersarung.

Setelah menuntaskan tawaf ifadah, jemaah melanjutkan salat sunah tawaf, sai antara Bukit Safa dan Marwah, serta yang terakhir, tahalul.

Baca juga: Kisah Haru Badal Haji Muhammad Firdaus, Jemaah yang Sempat Hilang dan Ditemukan Wafat di Tanah Suci

Dengan adanya prosesi ini, maka selesai pulalah seluruh rangkaian ibadah haji.

Jemaah haji kini akan memasuki masa persiapan kepulangan ke Tanah Air bagi yang tergabung dalam gelombang pertama.

Sementara jemaah haji gelombang kedua,  akan bersiap menuju Madinah.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochammad Irfan Yusuf, telah memerintahkan seluruh petugas untuk memastikan, setiap jemaah yang belum melaksanakan tawaf ifadah dapat menyelesaikannya sebelum kembali ke Tanah Air.

Petugas akan terus mendampingi, memantau, dan memberikan arahan kepada jemaah.

"khususnya jemaah lansia, disabilitas, dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu, agar seluruh proses ibadah lanjutan dapat dilaksanakan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan syariah," kata ria yang akrab disapa Gus Irfan ini, kepada tim Media Center Haji (MCH) di Kantor Daker Makkah, Sabtu (30/5/2026).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.