SURYAMALANG.COM, JEMBER - Jasad Barokatul Hidayat (28), salah satu wisatawan yang terseret ombak di Pantai Seruni Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jasad Barokatul Hidayat ditemukan pada hari ketiga pencarian, Senin (1/6/2026) pagi.
Korban ditemukan oleh Tim SAR gabungan mengambang di perairan dengan jarak sekitar 1,2 kilometer dari titik awal lokasi tenggelamnya korban.
Dalam peristiwa ini, ada dua orang korban yang terseret arus ombak ketika mereka berwisata pada Sabtu (30/5/2026) siang.
Dua wisatawan tersebut merupakan kakak dan adik asal Dusun Karangkebon, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, yakni Barokatul Hidayat (28) dan adiknya, Rifki (22).
Menurut Kapolsek Ambulu, AKP Solichan Arief, peristiwa memilukan itu terjadi antara pukul 13.30 hingga 14.00 WIB.
Baca juga: Rugi Rp1 Miliar, Kebakaran Landa Puskesmas Tiron Kediri Dini Hari Diduga Korsleting Listrik Apotek
Pihaknya menjelaskan, kejadian nahas tersebut turut disaksikan langsung oleh ayah kedua korban serta istri dari Barokatul Hidayat.
"Menurut keterangan warga, kedua korban sedang mandi di pinggir pantai, lalu dihantam ombak besar dan ketarik ke tengah," ujar Arief, Sabtu (30/5/2026).
Keluarga kecil itu sendiri berwisata dengan total lima orang, yang terdiri dari Barok (korban), Rifki (korban), Musrihatul (istri Barok), anak mereka, serta ayah Barok yang bernama Imam Syafii.
Baca juga: Dua Warga Jember Terseret Ombak Pantai Seruni Payangan, Pencarian Belum Masih Nihil
Pantai Seruni Payangan yang menjadi lokasi kejadian merupakan salah satu pantai terkenal di Kabupaten Jember yang pintu masuknya lewat Kecamatan Ambulu.
Wisata pantai ini memang kerap menjadi jujugan wisatawan di musim libur, seperti libur panjang Iduladha dan akhir pekan ini.
Setelah kejadian tersebut, warga dan tim pencari langsung bergerak melakukan penyisiran.
Setelah dilakukan penyisiran, satu korban terseret ombak akhirnya ditemukan di hari ketiga pencarian, Senin (1/6/2026) seperti yang disampaikan oleh Komandan Tim SAR, Jefri Putra Pratama.
"Hari ini 1 Juni 2026 Pukul 05.30 Wib telah ditemukan satu korban tenggelam di Pantai Payangan," ujar Jefri.
Sekitar pukul 05.30 WIB, Tim SAR mendapatkan informasi dari nelayan mengenai adanya sesuatu yang mencurigakan di perairan.
Tim SAR gabungan yang memang sudah berjaga di Pantai Payangan langsung mendatangi lokasi tersebut, hingga akhirnya diketahui objek mencurigakan itu adalah tubuh manusia.
Korban berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan meninggal dunia di jarak sekitar 1,21 kilometer dari lokasi awal tenggelamnya korban.
Baca juga: Gempa Bumi di Jember, PT KAI Daop 9 Pastikan Jalur Kereta Api Aman Meski 2 KA Sempat Diberhentikan
"Ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya jenazah kami bawa ke Puskesmas Ambulu untuk identifikasi," lanjut Jefri.
Setelah proses identifikasi selesai, diketahui korban merupakan Barokatul Hidayat (28).
Petugas kemudian menyerahkan korban kepada pihak keluarga untuk dipulangkan ke rumah duka di Desa Suci, Kecamatan Panti, Jember.
Hingga saat ini, tim pencari masih terus berupaya untuk menemukan keberadaan korban kedua yakni Rifki, adik Barok.
"Kami tetap lakukan pencarian untuk korban kedua," tambah Jefri.
Operasi pencarian besar-besaran ini melibatkan berbagai unsur SAR gabungan.
SAR gabungan di antaranya terdiri dari Pos SAR Jember Kantor Pencarian dan Penyelamatan Banyuwangi, BPBD Kabupaten Jember, Polsek Ambulu, Koramil Ambulu, Polairud Polres Jember, Pos TNI AL Puger, SAR Rimba Laut Payangan, Destana Panti, Baret Rescue, Siluman Rescue, Senkom Jember, serta dibantu oleh masyarakat sekitar.
Baca juga: BMKG Sebut Gempa Bumi Tektonik di Tenggara Jember Tidak Berpotensi Tsunami
Atas kejadian ini, pihak Basarnas juga mengimbau masyarakat luas untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai.
Terutama pada saat kondisi gelombang dan arus laut sedang cukup kuat, seperti yang saat ini terjadi di wilayah pesisir selatan Kabupaten Jember.