– Militer Iran dilaporkan berhasil merontokkan dua alutsista udara canggih milik Amerika Serikat sekaligus, yakni jet tempur F-15 Strike Eagle dan pesawat nirawak (drone) jenis MQ-1 Predator.
Kedua wahana udara milik militer Washington tersebut berhasil dihantam jatuh setelah dinilai mencoba menerobos masuk dan melakukan pelanggaran di atas wilayah udara serta perairan teritorial Teheran.
Berdasarkan laporan investigasi dari NBC News pada Minggu (31/5/2026), jet tempur F-15 AS jatuh di wilayah barat daya Iran saat menjalankan operasi, di mana serangan tersebut dilancarkan menggunakan rudal panggul atau MANPADS buatan China serta bantuan radar peringatan dini jarak jauh dari Beijing.
Beruntung, kedua awak pesawat F-15 dilaporkan berhasil melontarkan diri sesaat sebelum burung besi tersebut jatuh terhempas ke tanah.
Tak berselang lama, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) juga sukses menembak jatuh drone militer bersenjata MQ-1 Predator AS yang tengah bergerak dalam sebuah operasi senyap pada Minggu (31/5/2026).
Sistem pertahanan udara Iran awalnya mendeteksi pergerakan drone yang terbang di atas perairan teritorial tersebut, lalu melakukan pemantauan ketat sebelum akhirnya meluncurkan rudal pertahanan udara hingga hancur berkeping-keping.
Pasca-keberhasilan operasi tersebut, pihak IRGC langsung mengeluarkan peringatan keras kepada pihak mana pun dan menegaskan bahwa seluruh pasukannya kini berada dalam kondisi siaga penuh untuk menghadapi segala bentuk ancaman agresi.