TRIBUNNEWS.COM - Situasi Marc Marquez di tabel klasemen sementara MotoGP 2026 tak menguntungkan. Gap poin dengan Marco Bezzecchi yang terlalu jauh membuat MM93 rawan terlempar dari contender juara dunia.
Statistik menunjukkan, tidak ada pembalap MotoGP yang mampu menjadi juara dunia setelah tertinggal 100+ poin. Dan situasi itu yang tengah dirasakan oleh pemvalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez.
Marco Bezzecchi saat ini menduduki urutan pertama di tabel klasemen MotoGP 2026. Rider Ducati Lenovo Team tersebut 173 poin, unggul 17 poin dari pesaing terdekat sekaligus rekan setimnya di Aprilia, Jorge Martin.
Adapun peringkat ketiga dihuni pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio dengan raihan poin 134.
Lain cerita dengan Marc Marquez. Setelah finis di posisi tujuh pada balapan MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5) malam WIB, MM93 berada di urutan delapan lewat koleksi angka 71.
Juara dunia MotoGP 7 kali tersebut tertinggal 102 angka dari Marco Bezzecchi yang memimpin perebutan gelar juara dunia musim ini.
Dalam sejarahnya, tidak ada pembalap juara dunia MotoGP yang mampu comeback defisit 100 poin. Ini menjadi sulit bagi Marc Marquez, sekalipun bukan berarti tak mungkin, namun datanya menunjukkan tidak ada satupun yang bisa melakukan comeback.
Menurut data laman resmi MotoGP, comeback terbesar saat seorang pembalap menjadi juara dunia MotoGP ialah Francesco 'Pecco' Bagnaia.
Pecco Bagnaia melakukan comeback terbesar yakni tertinggl 91 poin dari Fabio Quartararo sebelum akhirnya menjadi juara dunia pada musim 2022.
Marc Marquez bisa mengukir sejarah jika menjadi juara dunia MotoGP 2026, melihat ketertinggalannya mencapai 102 poin.
Secara peluang memang terbuka, meski belum pernah ada pembalap yang melakukan hal sensasional tersebut.
Alasannya jelas, yakni sisa musim MotoGP 2026. Dengan 15 balapan tersisa plus poin balapan Sprint Race yang dihitung dalam penentuan juara dunia, asa Marc Marquez untuk menyalip Marco Bezzecchi terbuka lebar.
Dengan seri yang tersisa, poin maksimal yang diraih seorang pembalap saat ini ialah 555 poin, dengan rincian 25 poin dari kemenangan balapan utama dan 12 angka dari balapan ekstra.
Baca juga: Klasemen MotoGP 2026 Terbaru: Bezzecchi Solid di Puncak, Marquez Tertinggal 102 Poin
Jika kondisi fisik prima, Marc Marquez secara persentase besar untuk melakukan comeback mengejar 102 poin.
Tetapi kondisinya saat ini memprihatinkan, terlebih saraf lengannya sempat bermasalah akibat sekrup yang mengendur di bahu MM93.
Bahkan pada balapan terakhir di Mugello, Marc Marquez menahan sakit sepanjang balapan di bagian lengan, menandakan fisiknya belum 100 persen fit. Sehingga, alih-alih mengambil risiko, pembalap berusia 33 tahun ini memilih untuk menghindari crash dan finis di posisi tujuh.
"Sekarang bukan waktunya memikirkan itu (gelar juara MotoGP-red). Kami hanya perlu terus berkembang. Saat ini kami kehilangan poin, dan kami bertahan semampu kami,” kata Marc Marquez, dikutip dari laman GPOne.
“Kalau saya ada di sini, itu karena saya ingin melanjutkan karier saya. Tahun ini, seperti yang kalian tahu, saya tidak menikmati balapan. Tapi, tahun lalu saya sangat menikmatinya,” lanjut Marc Marquez.
“Jadi ya, saya ingin mencoba. Nanti kita lihat bagaimana kondisi fisik saya di masa depan. Tapi, kalau saya ada di sini, bukan hanya untuk mengejar gelar atau meraih poin. Saya di sini untuk mencoba memperpanjang karier saya,” harap juara dunia MotoGP 2025.
Selanjutnya seri kedelapan MotoGP 2026 akan berlangsung di Sirkuit Balaton, Hungaria pada Minggu, 7 Juni 2026 malam WIB. Sanggupkah Marc Marquez finis podium di MotoGP Hungaria 2026?
(Tribunnews.com/Giri)