TRIBUNMANADO.CO.ID - Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di depan Komando Resor Militer (Korem) 131 Santiago, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut ) Senin (1/6/2026), tidak hanya menyebabkan satu korban jiwa.
Selain seorang pengendara motor yang meninggal dunia, dua orang lainnya juga mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Wiliam Thio.
Ia merupakan pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja Z250 yang terlibat dalam insiden tersebut.
Akibat benturan keras yang terjadi saat kecelakaan, korban yang kerap disapa Ko Wiliam ini mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, dua korban lainnya merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DB 5681 RV.
Kanit Lantas Polresta Manado, Ipda Yamin Pilomonu, mengungkapkan bahwa kedua korban tersebut hanya mengalami luka ringan.
"Pengemudi Honda Beat bernama Anderson dan penumpangnya bernama Crisnaldi mengalami luka ringan," ujar Yamin.
Dengan demikian, berikut daftar korban dalam kecelakaan yang terjadi di depan Korem 131/Santiago Manado:
Baca juga: Sosok William Thio, Korban Kecelakaan Depan Korem 131 Santiago Manado, Warganet Sulut: KNC Berduka
Identitas korban meninggal dalam kecelakaan di depan Korem 131 Santiago Manado hari ini adalah William Thio.
Kabar duka wafatnya William Thio juga ramai beredar di media sosial setelah sejumlah warganet dan rekan-rekannya menyampaikan ucapan belasungkawa.
Peristiwa nahas itu terjadi di ruas Jalan Sam Ratulangi, tepatnya di kawasan depan Korem 131 Santiago dan tidak jauh dari Rumah Sakit Siloam Manado.
Akibat kecelakaan tersebut, William Thio yang mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja Z250 dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, pengendara sepeda motor Honda Beat bersama seorang penumpangnya hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Kanit Lantas Polresta Manado, Ipda Yamin Pilomonu, membenarkan adanya korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
Ia menjelaskan kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DB 5681 RV dan sepeda motor Ninja Z250 yang tidak menggunakan pelat nomor.
“Pengendara ninja seorang laki-laki meninggal di lokasi kejadian,” tutur Yamin saat dihubungi Senin 1 Juni 2026 siang.
Menurutnya, korban lain dalam kecelakaan tersebut hanya mengalami luka ringan.
"Hanya satu meninggal. Korban lain hanya luka ringan dan sudah mendapatkan perawatan medis," jelasnya.
Polisi juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
Kabar meninggalnya William Thio langsung menghebohkan warga Sulut. Deretan ucapan belasungkawa datang dari rekan-rekan dan komunitas yang mengenalnya.
Akun Facebook Icha Nurheinis menuliskan ungkapan duka yang menyentuh yang ia tandai di akun Facebook William Thio.
"Slmt jln ko William Thio. KNC Manado berduka. (Selamat jalan Ko William Thio. KNC Manado berduka).
Ucapan serupa juga disampaikan Sharul Mustafa yang mengenang William sebagai sahabat.
"Selamat jalan sahabat William Thio."
Sementara itu, Riko Tole menyebut William sebagai korban kecelakaan yang terjadi di ruas Jalan Sam Ratulangi Kota Manado.
"Selamat jalan William Thio korban lakalantas di ruas Jalan Sam Ratulangi depan Rumah Sakit Siloam Kota Manado tadi pagi. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan serta penghiburan dari Tuhan. Turut berdukacita."
Ungkapan duka mendalam juga datang dari keluarga besar KNC Manado yang mengenal William sebagai sosok aktif dalam berbagai kegiatan touring.
"Selamat jalan sahabat terbaik William Thio. Selamat menempuh touring terjauh sahabat. Terima kasih untuk dedikasi selama bersama KNC Manado. Di mana-mana touring selalu ada. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya dari kami keluarga besar KNC Manado. Untuk keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan dan penghiburan sejati dari Tuhan."
William Thio dikenal sebagai sosok yang aktif dalam komunitas dan memiliki banyak sahabat yang kini turut berduka atas kepergiannya.
Laka maut ini mengakibatkan sejumlah korban mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis.
Kecelakaan melibatkan lebih dari satu kendaraan motor yang sedang melintas di ruas jalan utama kawasan tersebut.
“Betul terjadi kecelakaan antara pengendara motor ninja dan motor honda beat,” tutur Kanit Lantas Polresta Manado Ipda Yamin Pilomonu saat dihubungi via telepon.
Kata Kanit setelah kejadian warga yang berada di sekitar lokasi bersama TNI langsung memberikan pertolongan kepada para korban.
“Para korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Siloam,” tuturnya.
Dia menambahkan arus lalu lintas sempat mengalami kepadatan karena banyak pengendara memperlambat laju kendaraan untuk melihat kejadian tersebut.
Petugas dari Satlantas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengatur arus kendaraan guna menghindari kemacetan yang lebih panjang,” ungkapnya.
Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.
1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.
2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.
3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.
4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.
5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.
6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.
7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.
8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.
9. Jangan lawan arus.
10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.
(TribunManado.co.id/Ind/Fer)