PROHABA.CO, ACEH BESAR - Seorang pemuda bernama Ahmat Talha Reza (21) warga Gampong Pulo Nasi, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dilaporkan hilang setelah terseret arus laut saat memancing di kawasan Tebing Laut Alue Riyeung, Jumat (30/5/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Hingga Jumat malam, korban masih dalam pencarian oleh warga bersama tim terkait.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 19.05 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama empat rekannya sedang memancing di tebing laut.
Saat itu, mata pancing korban tersangkut sehingga ia berinisiatif turun mendekati laut untuk melepaskannya.
Namun, ketika berada di dekat bibir laut, tiba-tiba datang gelombang besar yang menghantam lokasi tersebut.
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari, tetapi terpeleset dan terjatuh.
“Teman korban sempat melemparkan tali pancing untuk membantu menyelamatkannya.
Namun saat itu korban sudah terlihat lemas dan tidak mampu menggapai tali yang dilemparkan,” ujar Ridwan Jamil.
Baca juga: Remaja 13 Tahun Asal Pidie Hilang Terseret Arus di Pantai Lhoknga
Baca juga: Jamaah Haji Asal Bireuen Meninggal di Makkah, Total Lima Jamaah Aceh Meninggal di Tanah Suci
Tak lama kemudian, korban hilang terseret derasnya arus laut.
Setelah menerima laporan, Petugas Pusdalops BPBD Aceh Besar langsung berkoordinasi dengan tim SAR untuk melakukan penanganan dan pencarian korban.
Sementara itu, warga bersama nelayan setempat telah melakukan pencarian menggunakan boat thep-thep serta menyisir kawasan tebing laut di sekitar lokasi kejadian.
Hingga laporan ini disampaikan, korban masih belum ditemukan.
Ridwan Jamil mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir, khususnya yang memancing di tebing laut, agar meningkatkan kewaspadaan.
Menurutnya, kondisi arus dan gelombang laut saat ini sedang tidak normal dan berpotensi membahayakan keselamatan.
Ia menambahkan, ketinggian gelombang di sejumlah wilayah perairan dapat melebihi batas normal sehingga warga diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut.
Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya kesadaran akan risiko aktivitas di kawasan tebing laut.
Hingga kini, tim SAR bersama masyarakat masih terus berupaya menemukan korban dengan harapan Ahmat Talha Reza segera ditemukan.
(Serambinews.com/Indra Wijaya)
Baca juga: Ditpolairud Polda Aceh Amankan 2 Ton Pupuk Bersubsidi di Pulo Aceh
Baca juga: Nelayan Aceh Tamiang Hilang Setelah Perahu Terbalik Dihantam Ombak di Perairan Seruway
Baca juga: Lansia di Banjarmasin Dikeroyok Saat Lerai Perkelahian Remaja, Rumah Ikut Dirusak