BANGKAPOS.COM - Mutiara Annisa Baswedan, anak sulung dari mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sukses menyelesaikan studi S2 di Harvard University dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.
Perempuan yang akrab disapa Tia ini diketahui berangkat untuk menempuh kuliah di Amerika Serikat pada Juli 2025 lalu.
Pendidikan S2 di kampus nomor satu AS tersebut berhasil ia tempuh berkat raihan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Meski belum genap satu tahun menjalani masa studi, Tia kini telah resmi menjalani prosesi wisuda.
Ungkapan rasa syukur atas kelulusan sang putri dibagikan langsung oleh Anies Baswedan melalui akun X miliknya pada Sabtu (30/5/2026).
Momen kelulusan ini terasa semakin istimewa karena Tia berhasil menyelesaikan studi S2 miliknya sembari menjalani peran sebagai ibu muda di AS.
Anies menuliskan momen haru tersebut melalui sebuah takarir di media sosialnya.
"Memanjatkan rasa syukur tak terhingga ketika menyaksikan Tia naik ke atas panggung wisuda di Harvard, menerima ijazah sambil menggendong Ibrahim, lalu Ali berdiri menyambut di samping panggung," tulis Anies.
Mantan Capres tersebut menjelaskan bahwa dirinya setahun lalu melepas keberangkatan Tia dan suaminya, Ali Saleh Alhuraiby, bersama bayi mereka yang baru berusia satu bulan.
Sebagai orang tua, Anies mengakui adanya rasa khawatir manusiawi yang sempat berkecamuk di dalam hatinya.
Tantangan besar harus dihadapi anak dan menantunya karena harus menjadi orang tua baru di negeri asing sekaligus berjuang menyelesaikan studi master di universitas dengan tuntutan akademik tinggi.
Namun, rasa khawatir itu kini berubah menjadi kebahagiaan luar biasa setelah masa-masa penuh perjuangan tersebut berhasil mereka lalui dengan tuntas.
Tia kini resmi menyandang gelar Master of Education dari Harvard Graduate School of Education.
Gelar akademik yang berhasil diraih ini merupakan sebuah simbol dari perjuangan keras putri dan menantunya.
Anies memberikan penjelasan mendalam mengenai makna di balik selembar ijazah yang diraih putrinya.
"Ini adalah simbol pencapaian akademik, yang di baliknya ada harga kesabaran, kerja sama, dan keteguhan yang mereka bertiga harus bayar sebagai keluarga muda," jelas Anies.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan doa serta dukungan selama keluarga muda tersebut menetap di Cambridge, Massachusetts.
Besar harapan Anies agar pengalaman berharga ini dapat menjadi modal yang kuat untuk perjalanan hidup anak dan menantunya di masa depan.
Anies menutup pernyataannya dengan untaian doa agar ilmu yang telah didapatkan bisa membawa kebermanfaatan.
"Serta ilmu yang didapat bisa menjadi bekal kontribusi Tia dan Ali bagi bangsa dan bagi lingkungan di sekitar mereka. Aamiin yra," pungkas Anies.
Sebagai infromasi, sebelum menempuh pendidikan magister di Harvard, Tia tercatat telah menyelesaikan studi Sarjana Hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada Agustus 2020.
Rekam jejak prestasinya sudah terlihat sejak kuliah, di antaranya dengan menjadi wakil UI dalam ajang Harvard National Model United Nations di Boston pada tahun 2018.
Simulasi sidang PBB tersebut menjadi wadah bertemunya generasi muda berprestasi dari seluruh penjuru dunia.
Pada tahun 2019, ia juga terpilih menjadi salah satu wakil Indonesia dalam program berprestasi Indonesia-USA 70th Youth Ambassador.
Program Youth Ambassador ke Amerika Serikat tersebut merupakan agenda kolaborasi yang digagas oleh Kedutaan Besar AS bersama Kementerian Luar Negeri.
Tidak berhenti di sana, Mutiara juga berhasil menembus jajaran Top 10 Duta Muda ASEAN-Indonesia pada tahun yang sama.
Tia juga pernah menorehkan prestasi gemilang lain dengan menyabet juara ketiga dalam ajang 21st ALSA (Asian Law Students' Association) National English Competition.
Saat masih menempuh pendidikan di SMA Labschool Kebayoran, ia sempat mengikuti program pertukaran pelajar selama satu tahun ke Denmark pada 2014 melalui AFS dan Bina Antarbudaya.
Sementara saat bersekolah di Al-Izhar Pondok Labu, ia aktif berpartisipasi dalam kegiatan Program Indonesia Mengajar yang dirintis oleh ayahnya.
Melalui gerakan Indonesia Mengajar tersebut, para generasi muda terbaik bangsa dikirim ke berbagai daerah untuk mengabdi sebagai Pengajar Muda di Sekolah Dasar.
Siapa sosok ini lebih jauh?
Mutiara Annisa Baswedan lahir pada tanggal 3 Juni 1997 dan merupakan putri sulung dari pasangan Anies Baswedan dan Fery Farhati Ganis.
Ia memiliki tiga orang adik laki-laki yang bernama Mikail Azizi Baswedan, Kaisar Hakam Baswedan, dan Ismail Hakim Baswedan.
Meskipun Tia menyelesaikan kuliah sarjananya pada tahun 2020, momen wisuda UI miliknya terpaksa digelar secara virtual dari rumah akibat situasi pandemi.
Tia kemudian melepas masa lanjangnya dan resmi menikah dengan Ali Saleh Alhuraiby pada Jumat, 29 Juli 2022.
Prosesi pernikahan sakral dan khidmat tersebut diselenggarakan di Putri Duyung Resort, Ancol, Jakarta Utara.
Saat ini, Mutiara Baswedan dikenal luas oleh publik dengan profesinya sebagai seorang aktivis.
Bagi masyarakat yang ingin berinteraksi dan melihat aktivitas kesehariannya, Tia aktif membagikan momen melalui akun Instagram resminya @mutiarabaswedan.
Biodata Lengkap
(Tribun Depok/ Tribunnews/ kompas.com)