Kelima korban itu berhasil diidentifikasi oleh pihak RSUD Biak. Adapun korban yang berhasil teridentifikasi terdiri dari tiga orang dewasa dan dua anak-anak.
Diantaranya Deflin Raubaba (41), Moris Raubaba (24), Karmila Ayorbaba (25), Israel Raubaba (7) dan Isril Raubaba (5).
Sementara tiga korban yang masih dinyatakan hilang yakni Yulianus Raubaba (26), Lai Madura (45) dan Anis Marandof (27).
Baca juga: Sosok Abdullah Tsaqib Jadi Sorotan, Suami Adhisty Zara, Musisi Muda Beralih Sebagai Solois
“Untuk lima korban yang berhasil diidentifikasi rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Sorido, Distrik Biak Kota pada Senin siang,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito pada Senin (1/6/2026).
Selain korban jiwa, ledakan juga menyebabkan 19 orang warga terluka dan 55 warga lainnya mengungsi karena rumah mereka rusak.
“Akibat ledakan yang terjadi kemarin, selain ada korban meninggal ada juga 19 orang yang mengalami luka ringan dan ada 55 warga di sekitar lokasi yang mengungsi. Untuk warga yang mengungsi difasilitasi langsung oleh Pemerintah Daerah Biak,” jelasnya.
Cahyo menambahkan, saat ini ibadah pelepasan jenazah sementara berlangsung dan dihadiri oleh Bupati Biak Numfor, Markus Masnembra.
Baca juga: Alasan Jokowi Tak Hadir Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Ternyata Tidak Ada Undangan
“Dari pantauan kami sementara berlangsung ibadah pelepasan di RSUD Biak dan dihadiri oleh Pak Bupati Biak beserta Forkopimda. Setelah itu kelima jenazah langsung dibawa ke TPU Sorido untuk dimakamkan,” tuturnya.
Detik-detik saat ledakan terjadi terekam kamera pengawas (CCTV) di area Pelabuhan Biak dan videonya langsung viral di media sosial.
Baca juga: Kakek di Cirebon Berani Lapor Usai Dipaksa Jadi Pemuas Nafsu Mantan Caleg, Diancam Foto Editan AI
Lokasi kejadian yang merupakan kawasan permukiman padat penduduk, menyebabkan kerusakan sangat parah.
Dari foto dan video amatir yang beredar, tampak puing-puing bangunan rumah warga hancur berantakan dan rata dengan tanah.
(*/tribun-medan.com)
Sumber: kompas.com