Tak Hanya di Gladak, LDA Rencanakan Baliho Pengukuhan PB XIV Hangabehi di Berbagai Lokasi Solo
Putradi Pamungkas June 01, 2026 07:15 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat berencana memperluas pemasangan baliho yang menampilkan Pakubuwono XIV Hangabehi sebagai pewaris takhta Keraton Kasunanan Surakarta.

Setelah memasang baliho di Perempatan Gladak, LDA kini menyiapkan penambahan reklame serupa di sejumlah titik strategis di sekitar Keraton Surakarta maupun jalan-jalan utama Kota Solo.

“Kemarin memang ada kendala teknis ada kelambatan. Rencana ada beberapa titik di jalan utama milik pihak ketiga milik pemerintah. Hari ini itu (di Gladak) tapi besok sudah tambah. Ini kita lagi menghitung kantongnya bisa beberapa titik,” ujar Ketua Eksekutif LDA Keraton Surakarta Hadiningrat, KPH Eddy Wirabhumi, Senin (1/6/2026).

PEWARIS TAHTA - Pakubuwono XIV Hangabehi saat ditemui di Masjid Al-Fatih Kepatihan, Jumat (20/2/2026) lalu. Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat mulai secara terbuka mengumumkan Pakubuwono XIV Hangabehi sebagai pewaris tahta Keraton Kasunanan Surakarta.
PEWARIS TAHTA - Pakubuwono XIV Hangabehi saat ditemui di Masjid Al-Fatih Kepatihan, Jumat (20/2/2026) lalu. Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat mulai secara terbuka mengumumkan Pakubuwono XIV Hangabehi sebagai pewaris tahta Keraton Kasunanan Surakarta. (TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

Sosialisasi Masyarakat

Menurut Eddy, pemasangan baliho di Perempatan Gladak menjadi langkah awal untuk menyampaikan kepada masyarakat mengenai sikap LDA terkait status Pakubuwono XIV Hangabehi.

Penambahan baliho di sejumlah lokasi lain akan disesuaikan dengan kemampuan pendanaan yang dimiliki pihaknya.

Ia mengakui rencana pemasangan baliho sebelumnya sempat mengalami keterlambatan akibat kendala teknis.

Namun, hambatan tersebut kini mulai teratasi sehingga pemasangan di titik-titik berikutnya segera direalisasikan.

Selain mengumumkan rencana perluasan pemasangan baliho, LDA juga menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meneguhkan adat dan tradisi Keraton Surakarta.

Menurut Eddy, keberadaan raja merupakan salah satu unsur penting dalam struktur dan eksistensi keraton.

“Kita ini meneguhkan satu sisi adat dan tradisi budaya. Di sisi lain pada saat kita mendirikan negara dan bangsa harus konsisten. Keraton ini raja bagian dari pilar utama Keraton Surakarta. Kita teguhkan kita pasang pada tanggal ini,” jelasnya.

Baca juga: Kubu LDA Mulai Blak-blakan Umumkan Pakubuwono XIV Hangabehi Jadi Pewaris Tahta Keraton Solo

Diklaim Sesuai Adat dan Hukum

LDA juga menegaskan siap mempertanggungjawabkan pemasangan baliho tersebut baik dari sisi adat maupun hukum negara.

Meski demikian, Eddy tidak menjelaskan secara rinci dasar hukum yang digunakan dalam peneguhan Pakubuwono XIV Hangabehi sebagai raja Keraton Kasunanan Surakarta.

“Di dalam menyikapi itu tata cara proses yang juga menyesuaikan yang sedikit penyesuaian dengan situasi dan kondisi yang ada termasuk penyampaian termasuk masyarakat. Ini anomali oleh karena itu saya hanya ingin menyatakan saya bertanggung jawab penuh dari sisi hukum. Apa yang dilakukan ini berpegang teguh pada ketentuan adat dan hukum nasional,” katanya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.