BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Penyebab tewasnya pemuda bernama Hendra (27) yang jasadnya ditemukan di tepi Jalan Rajawali Raya Basirih, Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan, Senin sore (1/6/2026) masih misteri.
Penyebab kematian korban yang ditemukan di samping kendaraannya dan dalam kondisi berlumur darah ini masih penyidikan pihak kepolisian.
Namun diduga ada luka tusuk di sisi kanan leher korban. Hingga kini jasad kemudian dibawa ke ruang jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, setelah sebelumnya sempat ditangani relawan dan dibawa ke IGD RSUD Ulin.
Pihak kepolisian dari Polsek Banjarmasin Selatan bersama Polresta Banjarmasin kemudian tiba untuk menindaklanjuti laporan relawan terkait adanya luka tusuk pada pengendara yang semula sempat diduga mengalami kecelakaan lalu lintas.
Baca juga: BREAKING NEWS- Pengendara Motor Ditemukan Meninggal di Basirih Banjarmasin, Kondisi Berlumur Darah
Baca juga: Sempat Buron, Terduga Pelaku Persetubuhan Anak di Pandawan HST Akhirnya Diamankan
“Awalnya kami kada tahu jua ada luka. Karena posisi tergeletak di samping tiang listrik, motornya juga tetungging, darah penuh dari muka ke bawah kada ketahuan am ada luka,” jelas Abah Gapuri, Ketua BPK Gameryuka yang turut membawa Hendra.
Disebutkan pula bahwa saat di perjalanan menuju rumah sakit, seorang anggota Gameryuka sempat melihat adanya luka di leher Hendra. Meski demikian, mereka tetap berupaya membawanya ke IGD.
“Kami mengiranya masih ada (masih hidup maksudnya). Saat dibawa ada satu anggota melihat luka di gulu (leher) tapi kami upayakan bawa ke IGD. Karena awal kami mengira masih ada nafas begitu,” ujar Abah Gapuri.
Dari IGD, jasad kemudian dipindahkan ke ruang jenazah RSUD Ulin Banjarmasin. Petugas kepolisian kini melakukan penyelidikan awal di lokasi kejadian. Sedang pihak keluarga telah berada di ruang jenazah RSUD Ulin
“Dapat info dari buhan relawan, kami memastikan ke sini. Benar anak Ulun itu, warga Basirih, Ulun Abahnya,” ucap Herman, ayah Hendra.
(Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)