AKSI Nekat Pelakor Bawa Anak Labrak Istri Sah Selingkuhan, Ngaku Sudah Nikah Siri, Tagih Kepastian
Tommy Simatupang June 01, 2026 08:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Pelakor datangi labrak istri sah selingkuhan bikin geger. Peristiwa yang terjadi di Lorong Kelinci, Jalan Serigala, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (29/5/2026) bikin tetangga heboh. 

Pelakor ini mengaku sudah menikah siri dengan pria beristri. 

Bahkan dia datang dengan membawa anak. 

Polisi turun tangan mendatangi tempat kejadian perkara ( TKP) untuk melerai keributan di L

Sang pelakor itu datang bersama anak setelah mendapat informasi keberadaan kekasih gelapnya.

Pelakor yang berstatus single parent ini pun mendapati pintu rumah istri sah dalam keadaan terbuka.

Sehingga anak sang pelakor kemudian masuk ke dalam rumah dan menemukan pacar ibunya.

Akhirnya terjadi adu mulut yang berujung keributan dan dugaan aksi saling pukul antara kedua belah pihak.

Warga sekitar yang melihat keributan itu segera menghubungi aparat kepolisian.

Bhabinkamtibmas (BKTM) Maccorawalie, Aipda Muhammad Jabir membenarkan adanya laporan keributan.

"Iya betul, Kemarin warga menelepon bahwa ada kejadian seperti ini (pelakor)," kata Jabir kepada Tribun-Timur.com, Sabtu (30/5/2026).

Baca juga: Anggota DPRD Medan Paul Mei Anton Soroti Jalan Rusak di Mabar, Anak Sekolah Terpaksa Buka Sepatu

Baca juga: Mobil Driver Taksi Online di Helvetia Dicuri, Pelaku Minta Uang Tebusan Rp 65 Juta

Polisi kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara.

Kedua belah pihak yang terlibat pertikaian kemudian digiring menuju Mapolres Pinrang.

Evakuasi dilakukan petugas guna mengantisipasi pergerakan massa.

Kasus dugaan perselingkuhan dan penganiayaan ini kini ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pinrang.

Kedua belah pihak saling melapor ke polisi. Istri pertama melaporkan suaminya atas dugaan pernikahan siri. Sementara pihak wanita kedua juga melaporkan tindakan penganiayaan yang dialaminya.

Aparat kepolisian menegaskan bakal bersikap netral dalam menangani laporan kedua belah pihak.

"Kami mengarahkan kedua belah pihak melapor jika ada tindakan pidana," ujar Aipda Jabir.

Berdasarkan informasi awal, aksi pemukulan diduga pertama kali dilakukan oleh anak istri pertama. Pemicu utama insiden ini disinyalir kuat akibat rasa cemburu istri sah.

"Iya begitumi rasa cemburu, karena ini kasian istri pertama direbut suaminya oleh wanita kedua," tambah Jabir melanjutkan.

Pihak kepolisian masih mendalami status hubungan pernikahan mereka.

"Kami masih menelusuri informasi terkait keabsahan pernikahan siri mereka," tuturnya.

Pasca-kejadian, pihak kepolisian meminta warga menjaga situasi keamanan dan ketertiban.

Polisi mengimbau masyarakat aktif melaporkan keberadaan pasangan mencurigakan di lingkungan sekitar. Pihak kelurahan dan aparat juga akan mengintensifkan razia di sejumlah rumah kos.

"Kami bersama tiga pilar akan segera menggelar sidak kos-kosan," tegasnya.

Baca juga: Pra UKW ke-76 PWI Sumut, Rifki Warisan Tekankan Pentingnya Pemahaman Kode Etik Jurnalistik

Baca juga: Prof Ningrum: Perusahaan dan Pebisnis Perlu Kepastian Hukum Dalam Berinvestasi 

(*/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.