Sudah Mengantongi Izin Operasional, Kereta Api Limex Sriwijaya Masih Terkendala Rangkaian Armada
tarso romli June 01, 2026 08:27 PM

 

Baca juga: Jemaah Haji Asal Prabumulih Wafat dan Langsung Dimakamkan di Tanah Suci Mekkah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Kabar gembira datang bagi masyarakat Sumatera Selatan dan Lampung. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI resmi mengantongi izin untuk kembali mengoperasikan Kereta Api (KA) Limex Sriwijaya rute Kertapati–Tanjungkarang pulang-pergi (PP). Meski demikian, operasional kereta tersebut belum dapat dipastikan dalam waktu dekat.

Manajer Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menjelaskan bahwa izin operasional tersebut diterbitkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KM 39 Tahun 2025 tentang Izin Operasi Sarana Perkeretaapian Umum PT KAI.

"Namun, hingga saat ini kereta tersebut belum resmi beroperasi kembali," kata Zaki kepada Tribunsumsel.com dan Sripoku.com, Senin (1/6/2026).

Menurut Zaki, PT KAI Divre IV Tanjungkarang saat ini masih menunggu Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) yang disusun oleh Kementerian Perhubungan.

Gapeka ini nantinya menjadi acuan resmi untuk jadwal perjalanan, persilangan, dan pemberhentian kereta di setiap stasiun.

Selain masalah regulasi jadwal, kendala utama lainnya adalah kesiapan armada penunjang.

"Rangkaian lama KA Limex sebelumnya sudah dialihkan ke Pulau Jawa, sehingga KAI masih menunggu alokasi armada baru. Proses pengoperasian juga membutuhkan banyak persiapan teknis dan operasional, jadi tidak bisa dilakukan secara instan," paparnya.

Mengenai fasilitas, pihak KAI belum mengumumkan secara resmi detail interior maupun layanan di dalam KA Limex Sriwijaya terbaru.

Namun, jika nanti resmi beroperasi kembali, fasilitasnya dipastikan akan menyesuaikan standar kereta api jarak jauh modern.

"Fasilitasnya kemungkinan besar mengikuti standar saat ini, seperti kursi yang lebih nyaman, AC, toilet, setopkontak, bagasi penumpang, dan pencahayaan modern. Tidak menutup kemungkinan juga nantinya akan ada pilihan kelas layanan sesuai kebutuhan penumpang," pungkas Zaki. 

Baca juga: 192 Warga Musi Rawas Idap Penyakit TBC, Dinkes Gandeng Pemerintah Desa untuk Penanganan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.